<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602</id><updated>2011-11-25T06:15:52.136-08:00</updated><title type='text'>Lara Jingga</title><subtitle type='html'>Kebenaran itu seperti horizon yang mustahil tergapai, tapi adalah tugas hidup untuk selalu mencoba mendekatinya</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>51</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-1420086682770523945</id><published>2008-07-23T00:12:00.000-07:00</published><updated>2008-07-23T00:15:51.667-07:00</updated><title type='text'>मरितल Rape</title><content type='html'>Aku ingat, dulu waktu kuliah Filsafat Hukum, masalah Marital Rape pernah menjadi salah satu topik bahasan. Sejujurnya saat itu aku tidak sepenuhnya memahami topik itu  dan karenanya tidak berani berpendapat tegas. Tapi lalu setiap kali menemukan topik Marital Rape di koran, majalah atau di mana saja aku membacanya dan mencoba mengerti bagaimana seharusnya relasi seksual di dalam perkawinan dan apa batasannya sehingga di luar itu disebut perkosaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, kembali Oprah Show yang menggugahku untuk menulis ini. Dua orang perempuan --yang sekedar mewakili 1,5 juta perempuan pertahun yang mengalami Marital Rape--, Tascha dan Dolores. Tascha adalah mantan putri kecantikan salah satu negara bagian di AS, sedangkan Dolores adalah wakil kepala polisi! Tascha bahkan sudah mulai mengalami perkosaan itu sejak sebelum menikah (yang tadinya dia anggap sekedar gairah yang menggebu dari pacarnya) lalu semakin menjadi setelah berstatus istri. KDRT memang selalu diawali dengan merendahkan martabat secara mental melalui pelecehan verbal, lalu pemukulan dan ujungnya perkosaan. Pada titik dimana kekejaman itu meningkat, bahkan dilakukan dengan menggunakan botol! Bayangkan, kejahatan yang bisa dilakukan manusia, meski dia berstatus suami!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tascha mengatakan mungkin jauh lebih ringan bila ia mengalami perkosaan yang dilakukan orang tak dikenal di jalanan. Mungkin hanya kesakitan fisik dan rasa terluka yang dalam karena kekuasaan atas tubuhnya diinvasi pihak lain. Tidak ada kesakitan emosional karena kekecewaan yang dalam, pengkhianatan akan cinta yang membuat mereka menikah, kesadaran akan kebodohannya dalam memilih pria untuk dicintai, dipercayai. Kupikir semua itu kesakitan yang terlalu berat untuk ditanggung dalam satu masa hidup seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hal yang membuat perkosaan itu bisa diterima bertahun-tahun sebelum penjahatnya dihukum: Pertama, istri seringkali bingung sampai batas mana ‘pelayanan’ yang harus diberikan sebagai seorang istri. Apakah harus juga ketika ia sakit kepala, apakah harus juga ketika ia kelelahan sehabis bekerja, apakah harus juga ketika sehabis bertengkar luka hatinya belum pulih? Tidak salah lalu ada yang mengatakan jeritan perempuan ketika ia menikah: Apakah dosaku sehingga harus menikah?  Hehe…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, masyarakat seringkali menimpakan kesalahan kepada perempuan ketika perkawinannya gagal. Perempuan dianggap bertanggung jawab dalam menjaga keutuhan keluarga, sehingga meski kesalahan bukan terletak padanya, pandangan menuduh, omongan tetangga tetap ditujukan pada perempuan. Hal ini membuat perempuan melakukan penyangkalan bahwa dia korban, sampai sudah sangat terlambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, bahkan di Amerika sana, Dolores tidak yakin orang akan percaya bahwa dia diperkosa suaminya. Masyarakat membuat sekat tak tertembus untuk sesuatu yang ada di balik pintu tertutup sebuah keluarga. Apa pun yang terjadi di sana adalah wilayah private. Meski ada tangis, jerit, darah. Hanya bila ada mayat maka masyarakat boleh mendobrak sekat itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saran yang diberikan para pelayan masyarakat untuk para korban KDRT, dokumentasikan. Pergi ke rumah sakit, dapatkan visum, buat foto dan cari saksi yang dapat dipercaya. Please, jangan malu ketika menjadi korban, cari perlindungan. Aku belum pernah mendengar ada hukuman akumulatif di Indonesia, seperti di AS. Perkosaan dengan kekerasan sekian tahun, perkosaan dengan senjata sekitan tahun, perkosaan dengan alat sekian tahun. Tapi, buatlah pembalasan setimpal untuk kejahatan yang merendahkan harkat dan mertabatmu. Btw, para binatang di rimba belantara sana juga mengenal perkosaan, gak ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkosaan adalah perkosaan. Bila seorang perempuan dipaksa melakukan hubungan seks, maka itu perkosaan. Meski dilakukan pacar, pasangan, bahkan suami. Itu perkosaan. Titik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-1420086682770523945?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/1420086682770523945/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=1420086682770523945&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/1420086682770523945'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/1420086682770523945'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2008/07/rape.html' title='मरितल Rape'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-8473144160593969231</id><published>2008-04-16T22:30:00.000-07:00</published><updated>2008-04-16T22:33:36.950-07:00</updated><title type='text'>Entah Bintang, Entah Asa</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#cc66cc;"&gt;Inginnya melihat bintang di langit,&lt;br /&gt;tapi bila tak sangat kelam ia tak tampak terang&lt;br /&gt;Hanya bila terasa kelam cahayanya bak asa&lt;br /&gt;Tapi bila ini asa kerlipnya terlalu samar&lt;br /&gt;Apakah asa yang samar dapat dipercaya?&lt;br /&gt;Tak adakah kejora di langit malam kini?&lt;br /&gt;Agar kedip mata tak membuatnya mengabur&lt;br /&gt;Agar gelap malam tak semata kelam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-8473144160593969231?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/8473144160593969231/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=8473144160593969231&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/8473144160593969231'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/8473144160593969231'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2008/04/entah-bintang-entah-asa.html' title='Entah Bintang, Entah Asa'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-9199518148256196390</id><published>2008-03-30T23:45:00.000-07:00</published><updated>2008-04-16T21:30:34.911-07:00</updated><title type='text'>Tentang Film Ayat-Ayat Cinta</title><content type='html'>&lt;span style="COLOR: rgb(51,255,255);font-family:trebuchet ms;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,255,255)"&gt;Aku bertanya-tanya cukup lama tentang film ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,255,255)"&gt;Bertanya-tanya karena begitu banyak orang mengatakannya bagus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,255,255)"&gt;Bertanya-tanya tentang pendapat beberapa tokoh yang menyebutnya mencerminkan wajah Islam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,255,255)"&gt;Bertanya-tanya tentang teman filsafatku yang sampai mengulang-ulang dialognya dan menyuruhku menonton.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,255,255)"&gt;Bertanya-tanya benarkah film &lt;/span&gt;&lt;?xml:namespace prefix = st1 /&gt;&lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,255,255)"&gt; tiba-tiba bisa bagus sekaligus sangat laku?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,255,255)"&gt;Aku sampai dikritik untuk tidak terlalu skeptis dan melihatnya dulu sebelum menilai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(51,255,255);font-family:lucida grande;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;?xml:namespace prefix = o /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Lalu aku menontonlah.&lt;br /&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Aku kembali bertanya-tanya. Dengan gusar kali ini.&lt;br /&gt;Apa bedanya dengan sinetron Indonesia yang sesak dengan dialog dan logika cerita yang ajaib?&lt;br /&gt;Apa kelebihan dahsyat Fahri sehingga dicintai secara ‘gila’ oleh empat perempuan?&lt;br /&gt;Tak tergambar cukup di sana untukku. Dia menjelaskan ajaran Al-Quran secara tekstual ketika diwawancarai, apakah mencerminkan kapasitas seorang mahasiswa S-2 Al-Azhar? &lt;span style="COLOR: rgb(51,255,255); FONT-STYLE: italic"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,255,255)"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;em&gt;Kalau aku yang jadi teman AS-nya, aku akan bertanya, bagaimana bila suami yang mengingkari komitmen pernikahan?&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,255,255)"&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;&lt;em&gt;)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Semua kelebihan Fahri diberitakan tokoh lain dalam dialog, &lt;em&gt;come on,&lt;/em&gt; ini film, media paling lengkap setahuku untuk bercerita. Fahri bahkan memerlukan bantuan Maria untuk tahu datanya benar-benar hilang di komputer. &lt;span style="COLOR: rgb(51,255,255)"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,255,255)"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;em&gt;Kasihan benar penggambaran untuk para mahasiswa dari Indonesia ini, ada empat orang di flat itu dan tidak ada yang mengerti apa artinya kena virus komputer. Sampai-sampai cowok yang maunya digambarkan culun dengan perempuan, harus mengajak seorang perempuan ke flatnya. Aduh!&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,255,255);font-size:100%;" &gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,255,255)"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;)&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(51,255,255);font-family:lucida grande;" &gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,255,255);font-size:100%;" &gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Aku bertanya-tanya bagaimana cara Nurul menulis bahasa Arab &lt;em&gt;Habibii Qalbii&lt;/em&gt; dari kiri ke kanan? Aku bertanya-tanya apakah sikap seorang muslim yang baik, memberi harapan pada perempuan lalu kemudian menikah dengan yang lain?&lt;span style="COLOR: rgb(255,204,255)"&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(51,255,255); FONT-STYLE: italic"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,255,255)"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;em&gt;Tidak mungkin kan ada laki-laki senaif itu, kalau bukan tidak punya hati? Buktinya bisa meminta perempuan datang ke flatnya memperbaiki data?&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,255,255)"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Apakah seorang yang punya relasi inteligen yang bisa menelusuri ortu Noura, tidak berdaya apa-apa menghadapi tuduhan palsu?&lt;br /&gt;Apakah Islam membenarkan perempuan dinikahi dalam kondisi tidak sadar?&lt;br /&gt;Apakah seorang korban seperti Noura yang dijadikan budak seks harus mendapatkan pemaafan dari kedua orang tua kandungnya?&lt;br /&gt;Aku bertanya-tanya lalu, kebenaran pendapat tokoh Islam yang menonton &lt;span style="COLOR: rgb(51,255,255)"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,255,255)"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;em&gt;sebagai penggambaran wajah Islam?&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,204,255); FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,255,255)"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;yang mungkin dititipi untuk memberikan pesan promosi.&lt;br /&gt;Seberapa bertanggung jawabkah itu?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(51,255,255);font-family:lucida grande;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Tapi untuk adilnya, aku masih berharap penonton remaja masih bisa dicerahkan dengan misi film ini &lt;span style="COLOR: rgb(51,255,255)"&gt;(&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;semoga aku ga over-estimated sih&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt; bahwa pacaran itu tidak pernah Islami kecuali selalu mengajak orang lain ketika kalian bertemu. Bahwa berbagi hati itu sakit, tidak perlu mencoba mengalaminya dulu seperti Aisha dan Maria baru mengerti bahwa itu sakit.&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;Kesakitan karena berbagi hati adalah &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;innate idea&lt;/span&gt;. Bahwa tak ada laki-laki biasa yang bukan Rasul, sanggup memenuhi syarat poligami.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(51,255,255);font-family:georgia;" &gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,255,255);font-family:trebuchet ms;font-size:100%;"  &gt;Ternyata hanya film tentang empat perempuan pemuja lelaki tanpa pernah menghargai secara pantas diri mereka sendiri. Para perempuan yang seolah hanya punya pilihan menikah dalam hidupnya meski itu harus dipoligami.&lt;br /&gt;Hm, agak maklum juga karena pengarangnya laki-laki, jadi rada &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;narcis&lt;/span&gt;, gitu deh…&lt;br /&gt;Kekinya aku ketika bertanya pada temanku itu, apanya yang bagus?&lt;br /&gt;Dia tertawa; aku bilang begitu, biar kamu nonton dan berbagi kecewa denganku.&lt;br /&gt;Menjadi teman kadang memang memberimu &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;previllege&lt;/span&gt; untuk ngerjain!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(51,255,255);font-family:georgia;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(51,255,255);font-family:georgia;" &gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(51,255,255);font-family:georgia;" &gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(51,255,255);font-family:georgia;" &gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(51,255,255);font-family:georgia;" &gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(51,255,255);font-family:georgia;" &gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(51,255,255);font-family:georgia;" &gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(51,255,255);font-family:georgia;" &gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(51,255,255);font-family:georgia;" &gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(51,255,255);font-family:georgia;" &gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(51,255,255);font-family:georgia;" &gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-9199518148256196390?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/9199518148256196390/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=9199518148256196390&amp;isPopup=true' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/9199518148256196390'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/9199518148256196390'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2008/03/tentang-film-ayat-ayat-cinta.html' title='Tentang Film Ayat-Ayat Cinta'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-4847854077018019948</id><published>2008-02-28T02:38:00.000-08:00</published><updated>2008-03-03T03:19:58.378-08:00</updated><title type='text'>Gong Xi Fa Cai</title><content type='html'>&lt;span style="color:#33ccff;"&gt;Aku senang ketika ada tahun baru, meski secara primordial aku tidak berhak merayakannya. Sekedar merayakan perbedaan, merayakan keriangan sesama. Setidaknya tahun baru memberi alasan untuk refleksi, bukan? Bukankah perlu refleksi untuk bisa hijrah? Refleksi memang bagian dari pekerjaanku, meski kalau sedang membandingkan hasil refleksi itu pada realitas pencapaianku, hm, bikin masygul!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu refleksi terbaruku adalah &lt;em&gt;game The Sims&lt;/em&gt;. Aku mengenal &lt;em&gt;game &lt;/em&gt;komputer ini sejak lebaran tahun lalu dan selama beberapa waktu membiarkan diriku menjadi adiktif. Ketertarikan pertamaku hanya karena kemungkinan yang sangat banyak untuk mendesain rumah dan halamannya. Tentu saja makin lama aku makin mahir memainkannya. Dari yang bingung dengan mudahnya mereka menjadi &lt;em&gt;bad mood&lt;/em&gt; karena kurang sosialisasi (hei, manusia yang sesungguhnya punya kapasitas &lt;em&gt;self-entertaining&lt;/em&gt; untuk tidak kesepian, bahkan berdialog dengan diri sendiri merupakan cara untuk menyelesaikan masalah dengan lebih baik) atau tidak &lt;em&gt;fun&lt;/em&gt; dalam pekerjaannya, aku mulai mengerti bagaimana mengelola &lt;em&gt;mood&lt;/em&gt; dan membuat semua &lt;em&gt;The Sim&lt;/em&gt; yang kumainkan mencapai karir terbaik sesuai minatnya, menemukan &lt;em&gt;The Sim&lt;/em&gt; lain yang cocok, bahkan menikahkan mereka, merancang keluarga dengan beberapa anak. :-)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ccff;"&gt;Tapi beberapa yang lain kuputuskan menjadi &lt;em&gt;single&lt;/em&gt; yang menikmati karir dan hidup mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Game ini secara cerdas menggugahku.&lt;br /&gt;Pertama tentu saja karena mencerminkan secara tepat kehidupan manusia yang sesungguhnya. Pengandaian yang cermat dapat kuamati ketika sebuah kehidupan itu sepenuhnya ditentukan oleh penciptanya, maka semuanya akan berjalan baik, cepat dan berhasil. Kebebasan kehendak sebagaimana yang ada pada kehidupan manusia hanyalah untuk memungkinkan pertanggungjawaban, tapi manusia harus belajar bagaimana hidup sebagaimana yang diinginkan Sang Pencipta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, ketika melihat bagaimana seharusnya &lt;em&gt;mood&lt;/em&gt; dikelola. Setiap kali memiliki mood yang baik, mereka siap mengerjakan hal yang produktif. Mood yang buruk boleh dihibur dengan having fun sebentar untuk kemudian kembali belajar, bekerja, produktif. Seringkali proses menghibur diri itu adalah juga hobi kreatif yang ujung-ujungnya produktif. Tapi dalam kehidupan manusia sesungguhnya, kita justru sering menikmati mood yang baik dengan bersenang-senang. Untuk setiap kali keinginan produktif muncul, kita mengajukan banyak syarat; misalnya, sebelum mulai harusnya semua rapi dan bersih dulu, lalu hari itu berakhir dengan bersih-bersih tanpa melakukan yang sebenarnya ingin dilakukan. (Gue banget tuh!) Atau, untuk mengerjakan ini perlu satu hari yang &lt;em&gt;free&lt;/em&gt; dari hal-hal lain; ternyata ketika dikerjakan, tak lebih dari 2 jam!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Sims kupikir juga mengajarkan dengan baik kepada orang-orang yang memutuskan untuk memiliki keluarga. Menambah anggota keluarga, meski hanya seekor hewan piaraan, berarti harus benar-benar memberi komitmen waktu. Memiliki keluarga berarti menjadi egois dengan cara yang berbeda: menjadikan kepentingan mereka sebagai salah satu cara untuk membuatmu merasa bahagia. Dan syarat vitalnya, semua itu harus saling; hanya kalau saling memberi kita menjadi &lt;em&gt;bonding&lt;/em&gt; dalam keluarga. Sering aku membuat seorang suami atau istri &lt;em&gt;making family friend&lt;/em&gt; sementara pasangannya bekerja karena butuh satu teman lagi untuk promosi! Ayuh, punyailah &lt;em&gt;multi-tasking&lt;/em&gt; yang membuat pasanganmu menjadi lebih hebat. Dan, maafkanlah bila mereka lupa berterima kasih. :-)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, perlunya memiliki banyak teman baik untuk mencapai karir yang lebih baik. Hal ini sudah lama kutahu, tapi hei, kalau menemukan orang yang karakternya sulit, aku biasanya gampang menyerah. Untuk The Sims, aku memaksa mereka bersabar ketika menemukan orang-orang yang suka menyombongkan diri, orang-orang yang suka mengkritik dan menghina. Aku membuat mereka tetap bersikap baik pada orang yang paling tidak menyenangkan sekali pun. Dan, simsalabim, karirnya menanjak! Hah, dari semuanya ini hal yang paling sulit dilakukan. Tapi bukan hal yang tidak mungkin, bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, bukan untuk berapologi dengan kemasygulanku menyaksikan hidupku sendiri, hidup yang sebenarnya tentu saja lebih kompleks dan jelas tidak hanya diukur dalam capaian material. Seringkali kita mungkin malah lebih memilih prioritas capaian-capaian yang tak terukur; spiritualitas yang inklusif, pemahaman, penerimaan kepada kemanusiaan, kebahagiaan dalam memberi, dan mungkin banyak lagi lainnya.&lt;br /&gt;Hm, aku hanya tertarik memiliki &lt;em&gt;material&lt;/em&gt; things sejauh dapat memfasilitasi capaian-capaianku yang lain, yang prioritasnya bisa jadi akan terus berubah selama aku masih hidup. Itu artinya, capaian material tetap perlu, toh? :-)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, first step: hanya bermain The Sims ketika merasa ga fun, dan mulai mengurus hidupku sebaik aku mengurus hidup Kimi Raikkonen, Hillary Clinton, Barack Obama, Kate Winslet, Sidney Wise, Fajar Sinclair, dll. Hehe…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#33ccff;"&gt;(Ditulisnya sih pas Imlek, 7 Feb 2008)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-4847854077018019948?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/4847854077018019948/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=4847854077018019948&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/4847854077018019948'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/4847854077018019948'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2008/02/gong-xi-fa-cai.html' title='Gong Xi Fa Cai'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-5672235990953591483</id><published>2008-01-01T23:02:00.001-08:00</published><updated>2008-01-13T23:11:44.502-08:00</updated><title type='text'>The First Shop of Coffee Prince</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);font-family:verdana;" &gt;Film ini sebenarnya khas &lt;em&gt;entertaining film&lt;/em&gt;; ringan, menghibur, romantis. Tema yang diolah film-film romantis kan juga itu-itu saja, &lt;em&gt;Cinderella story&lt;/em&gt; atau kalau tidak ya, pertentangan antara ketulusan cinta dengan kemilau harta. Tapi ada yang berbeda di sini, yang membuatku percaya Korea benar-benar telah beranjak pada titik kesadaran baru sebagai bangsa yang lebih maju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);font-family:verdana;" &gt;Ceritanya begini:&lt;br /&gt;Seorang gadis tomboy menjalani beberapa pekerjaan sekaligus untuk bisa menghidupi ibu dan adik perempuannya sejak sang ayah meninggal. Pada satu kesempatan pekerjaan utamanya sebagai guru bela diri untuk anak-anak harus berakhir, dia kelimpungan, dan satu-satunya kesempatan adalah dengan menjadi pelayan pria di sebuah café. Cinta yang hadir pada bos yang meng-hire dia sebagai pelayan pria, sempat melahirkan konflik untuk mengakui identitasnya yang perempuan. Termasuk tentu saja rasa dibohongi dari pihak sang bos yang sempat mengira dirinya pencinta sejenis. Tapi sebenarnya apa sih yang tak terselesaikan bila benar ada cinta? (Hm, hm…:-))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);font-family:verdana;" &gt;Tapi poin pentingnya terletak ketika sang gadis menolak untuk segera menikah karena ingin mencapai kemapanan tertentu untuknya, ibu dan adiknya. Dia lalu bahkan diberi kesempatan untuk mempelajari segala hal menyangkut kopi dan bagaimana membuatnya menjadi minuman nikmat di Perancis selama dua tahun oleh big boss yang juga nenek sang pacar. Sang pacar berkeras, kalau benar cinta mengapa mereka tidak segera menikah saja.&lt;br /&gt;"Mengapa kamu perlu melakukan itu? Aku mengerti bagaimana keluargamu, tapi ada aku. Kamu cukup bersandar saja padaku.".&lt;br /&gt;Sang gadis menjawab," Oya? Kau bisa sampai kapan? Apa kau takkan mati? Dulu ayahku juga berkata begitu pada kami semua. Tapi dia tak bisa melakukannya setelah ia meninggal. Sepeninggalnya aku menyadari satu hal, aku tak bisa mengandalkan siapa pun dalam hidupku, kecuali diriku sendiri".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);font-family:verdana;" &gt;Kuperpendek:&lt;br /&gt;Lalu ada &lt;em&gt;scene&lt;/em&gt; dimana dua lelaki sedang membicarakan masalah yang hampir sama dengan kekasih mereka, yang satu dengan istrinya dan yang satu lagi adalah sang pacar itu. Mereka sedang menertawakan diri sendiri. Lelaki yang telah menikah lalu menyimpulkan: "Sekali kau memilikinya, kau berharap perempuan itu sepenuhnya melakukan hal-hal yang kau inginkan. Apa hanya karena dia adalah milikmu, maka terserah apa maumu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);font-family:verdana;" &gt;Lalu sang pacar memutuskan memiliki cinta yang dewasa:&lt;br /&gt;"Aku tidak berharap karena mencintaiku, kau melepaskan impianmu. Aku ingin jadi tenaga untukmu, membuatmu belajar lebih banyak."&lt;br /&gt;Lalu meski berat karena itu artinya harus berpisah, dia melanjutkan, "Karena aku tahu, aku tidak bisa bertanggung jawab atas hidupmu. Pergilah. Kejarlah impianmu. Aku ingin cintaku menjadi sayap bagimu untuk pergi ke tempat di mana langkahmu meletih". Duh!&lt;br /&gt;"Biarpun sekarang harus berpisah sementara, tapi setelah menunggu nanti akan melihatmu pertama kali membuat kimchi, pertama kali menggendong anak, pertama kali menjadi orang tua, pertama kali mengadakan pernikahan untuk anak kita."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan, Korea bisa punya film romantis ala Cinderella tapi dengan tawaran pemahaman seperti itu! Wow… Mereka punya visi cerdas yang berusaha ditawarkan pada penonton film serial TV, dan bukan berarti di sana tidak ada konsep rating, bukan? Di atas semua itu, bukankah film salah satu cara paling halus dalam membangunkan kesadaran? Yah, kesadaran siapa lagi kalau bukan para manusia modern yang mengerti bagaimana teknologi paling mutakhir bekerja, tapi pada saat yang sama dengan mengatasnamakan cinta menyeret perempuannya masuk gua seperti yang dulu dilakukan manusia purba. (ck ck ck…) Tentu saja juga kesadaran para perempuan yang masih saja berusaha mengamputasi kemampuan eksistensialnya untuk terus saja mencari tempat untuk bersandar. C’mon, kita tak bisa mengandalkan siapa pun kecuali diri sendiri….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta itu membebaskan, memungkinkan, memberdayakan; karena kehadirannya saja sudah membuat hati merekah, semua yang terlihat menjadi indah. Dia adalah awal semua kehidupan, bahkan penciptaan. So, percayalah hanya pada cinta yang membuatmu menjadi seseorang yang lebih baik dari sebelum ia menghampirimu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-5672235990953591483?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/5672235990953591483/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=5672235990953591483&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/5672235990953591483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/5672235990953591483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2008/01/first-shop-of-coffee-prince.html' title='The First Shop of Coffee Prince'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-69932471041272770</id><published>2007-12-27T22:28:00.000-08:00</published><updated>2008-01-13T23:06:18.238-08:00</updated><title type='text'>Not Just Susan Still</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Oprah Winfrey Show adalah acara TV yang hampir selalu kutonton bila sedang di rumah. Banyak hal menarik di situ, meski aku kecewa bila membahas mengenai terorisme, pandangan yang muncul sangat standar warga AS kebanyakan. Begitu juga bila membahas mengenai Islam dan Timur Tengah. Yah, agaknya selevel Oprah pun belum tercerahkan dalam hal itu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Tapi di antara begitu banyak bahasan yang menggugah, aku belum pernah sedemikian terganggu seperti ketika menonton episode yang menampilkan Susan Still. Aku baru sadar belakangan, waktu menonton episode itu, aku berkali-kali berdiri, berjalan, duduk dengan gelisah layaknya kalau menonton film horor yang sangat bagus. Episode itu memang mempertontonkan horor. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;Bayangkan ketika seorang istri membuatkan sarapan untuk anaknya lalu menanyakan pada suaminya apakah dia mau sarapan yang sama. Lalu bukan jawaban menyenangkan yang diterima untuk kebaikan itu, tapi penyiksaan. Jambakan, tamparan, tendangan dan penghinaan. Yang lebih memuakkan, sang suami menyuruh putra sulungnya yang berumur 13 tahun untuk merekam adegan itu! Anak-anak itu juga diharuskan memanggil ibunya "white whore" setiap pagi sebelum berangkat sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencegangkan ketika Susan diwawancarai dia mengatakan pernah menonton Oprah yang menayangkan tentang KDRT tapi tidak menyadari bahwa dia juga sedang mengalami hal yang sama. Dari semua ‘pembacaan’ku tentang KDRT, hal yang terjadi sebetulnya adalah penghancuran harga diri secara sistemik. Tahap awal adalah menjauhkan korban dari orang yang mencintainya, entah keluarga atau teman. Mengatakan bahwa mereka tidak cinta, tidak peduli dan hanya memikirkan dirinya sendiri sementara satu-satunya orang yang mencintai korban adalah pelaku. Karena cinta itu pelaku lalu berhak marah, menghina, dan tahap lanjutnya menyiksa. Ada proses brain-washing di antara semua itu bahwa korban punya sikap tidak baik, bukan ibu yang baik, bukan istri yang baik, dan karena itu perlu dididik. Jadi sering kali korban tidak menyadari apa yang sebenarnya terjadi karena menganggap dirinya memang perlu dididik dengan perlakuan seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah Susan Still dibagi menjadi dua sesi, wawancara dengannya dan wawancara dengan dua dari tiga anaknya. Putra bungsunya yang pada saat wawancara baru berumur 12 tahun menceritakan pada awalnya dia mengira hal yang sama juga terjadi pada keluarga yang lain. Termasuk bahwa ibunya harus memanggil ayahnya "tuan". Dia berusaha menghapuskan semua pengalaman itu dan menganggap masa 8 tahun pertama kehidupannya tak pernah ada. Dia tersedu mengingat dia pernah tidak menginginkan ibunya pulang dari kantor karena dia tahu hal yang setiap hari terjadi itu harus dia saksikan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu putra sulung yang merekam peristiwa itu mengungkapkan bahwa keseluruhan pengalaman itu membuatnya mudah marah sehingga sering membuat onar dengan orang-orang yang ditemuinya sebelum mendapatkan terapi. Dia mencintai ibunya tapi dia harus melakukan hal-hal yang membuatnya tetap survive. "Karena saya tahu ibu juga menginginkan saya menjaga keselamatan diri saya". Dia juga menganggap hukuman 36 tahun yang diterima ayahnya layak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi para korban KDRT jangan pernah berpikir menanggung semua itu demi anak-anak adalah keputusan yang benar. Tak ada seorang anak pun yang dapat tumbuh dengan baik dalam rumah yang tidak memiliki cinta, kasih sayang dan penghargaan satu sama lain. Bila ada korban KDRT di sekitar kita, hal pertama yang harus diberikan adalah simpati dan pengertian, baru kemudian pertolongan yang terencana. Karena proses brain-washing yang parah, sering kali mereka tidak menyadari masalahnya dan tentu saja tidak ingin dikatakan bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa judul tulisan ini Not Just Susan still? Karena di sekitar kita ada banyak perempuan mengalami hal yang sama. Tangis dan jeritan di balik pintu tertutup rumah tetangga. Masyarakat kita menganggap tabu ‘mengusik’ tangis itu, masyarakat kita hanya berbisik di belakang punggung ketika melihat mata bengkak dan muka yang lebam-lebam, masyarakat kita menganggap mulia istri yang meninggal di tangan suaminya sendiri. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;Entahlah, beberapa perempuan di Aceh sana ketika dilibatkan untuk mendata kekerasan pada perempuan pengungsi tsunami, baru mengerti kalau ternyata tamparan yang jamak dilakukan suami adalah bentuk kekerasan yang tidak layak dianggap lumrah.&lt;br /&gt;Dan jangan pernah berharap ada hukuman sampai 36 tahun, rata-rata hukuman untuk bahkan pelaku perkosaan di negeri ini hanya satu tahun.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-69932471041272770?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/69932471041272770/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=69932471041272770&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/69932471041272770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/69932471041272770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2007/12/not-just-susan-still.html' title='Not Just Susan Still'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-6116964279561102374</id><published>2007-11-20T21:41:00.000-08:00</published><updated>2007-12-03T01:14:57.545-08:00</updated><title type='text'>Maaf, Asalnya dari Mana?</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;Kita orang Indonesia seringkali membanggakan keramahan khas timur ketika berinteraksi dengan orang lain. Kita gampang menyapa, ringan tersenyum kepada orang yang baru dikenal bahkan yang tidak kita kenal sekalipun. Saking ramahnya kadang kita lupa untuk menyadari batas-batas ‘keramahan’ yang pantas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;Satu bentuk 'keramahan' yang sering menggangguku setelah baru saja saling bertukar nama adalah pertanyaan: asalnya dari mana? Kadang alih-alih jengkel, aku geli berpikir, 'apa aku sedang mengikuti cerdas cermat tingkat nasional, ya?' Mungkin kalau kenalan di kereta masih mending, sekedar mencari bahan obrolan, meski tetap saja (???). Nah, kalau kenalan dengan seseorang yang jelas-jelas se-almamater, jadi langsung ilfil kan untuk terus ngobrol.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;Seramah apapun sebuah pertanyaan diucapkan, bukankah orang yang diharapkan untuk menjawab akan berpikir tentang apa yang sebetulnya yang ingin diketahui dan disimpulkan oleh penanya? Bukannya tidak boleh bertanya tentang asal daerah seseorang, tapi bila itu pertanyaan pertama tidakkah itu berarti kita lebih tertarik menilainya dengan prasangka etnis yang kita punya, ketimbang mengenalnya sebagai pribadi yang sedang ada di hadapan kita? So, maaf kalau aku berhenti ramah dan menghindar karena pertanyaan itu. Toh, orang itu tidak tertarik mengenalku, dan bukankah meragukan relasi yang terbentuk dari prasangka?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;Kalaupun tak ada keinginan untuk sebuah relasi, bukankah ada banyak pertanyaan lain yang lebih simpatik dan cerdas kemungkinan simpulannya? Atau malah tak perlu bertanya, mungkin membahas konteks pertemuan atau hal-hal aktual lainnya. Kan lebih menyenangkan mengenal seseorang sebagai pribadi yang antusias, realistik, atau pendiam (apapun impresi kepribadian lainnya), dibanding seseorang yang asalnya dari daerah A atau B atau C? Entahlah, aku cuma bisa membayangkan satu saja kemungkinan hal menarik yang terjadi dengan menanyakan asal seseorang; kebetulan kita satu &lt;em&gt;hometown&lt;/em&gt; dan sama-sama berencana libur pulang kampung pada tanggal yang sama dengan kendaraan yang sama pula. Nah, kira-kira ada berapa persen kemungkinan itu, ya? :-)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;Orang kita memang sangat ramah kadang, sampai-sampai sering mengajukan pertanyaan yang orang lain tak ingin menjawabnya karena heran mengapa pertanyaan itu perlu ditanyakan. Kita sering lupa, kapasitas seseorang lebih terlihat pada pertanyaan yang diajukannya, dibanding jawaban yang dapat diberikan ketika ia ditanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-6116964279561102374?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/6116964279561102374/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=6116964279561102374&amp;isPopup=true' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/6116964279561102374'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/6116964279561102374'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2007/11/maaf-asalnya-dari-mana.html' title='Maaf, Asalnya dari Mana?'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-875738331343009446</id><published>2007-10-04T22:07:00.000-07:00</published><updated>2007-10-04T22:25:18.378-07:00</updated><title type='text'>Menggugat UU No. 1/1974 ke MK?</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:courier new;color:#ffff99;"&gt;Aduh, Pak. Ini pastinya pertaruhan yang luar biasa! Saya miris tapi membiarkan diri terbahak ketika menonton beritanya di TV. Mempertanyakan HAM untuk melanggar HAM orang lain? Sungguh pertaruhan yang berani. Ck, ck, ck....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;color:#ffff99;"&gt;Tak punya komen lagi, ah. Kecuali ada yang mau urun komen? :-)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;color:#ffff99;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-875738331343009446?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/875738331343009446/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=875738331343009446&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/875738331343009446'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/875738331343009446'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2007/10/menggugat-uu-no-11974-ke-mk.html' title='Menggugat UU No. 1/1974 ke MK?'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-3615887443585337009</id><published>2007-10-02T23:06:00.000-07:00</published><updated>2007-11-01T22:28:53.319-07:00</updated><title type='text'>C'mon, be a special one!</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="color:#66cccc;"&gt;Dua mingguan lalu para pecinta si kulit bundar heboh dengan mundurnya Jose Morinho dari Chelsea. Yah, akhirnya &lt;em&gt;the special one&lt;/em&gt; mundur juga. Setelah tiga tahun melatih dan mempersembahkan 5 trofi, Morinho merasa tak bisa lagi berbuat banyak dengan pemain utama yang bolak-balik cedera. Ditambah lagi minus dukungan dari pemilik klub yang sering memutuskan sendiri pemain yang akan direkrut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#66cccc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#66cccc;"&gt;Menurutku Morinho hanya menetapkan standarnya sendiri sebagai pelatih profesional. Ketika dia melihat standarnya tak mungkin tercapai di Chelsea, maka dia mundur. Bandingkan dengan Capello, mantan pelatih Real Madrid. Tiga tahun melatih para pemain bintang --sehingga klub itu dijuluki &lt;em&gt;Los Galacticos&lt;/em&gt;-- dia hanya bisa memberikan satu trofi La Liga dengan poin nilai yang sama dengan Barcelona.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#66cccc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#66cccc;"&gt;Sms-ku pada seorang teman pengagum Capello, dia pantas dipecat dari Madrid dan Bernd Schuster jauh lebih memberi optimisme. Bila seorang pelatih diberi pemain-pemain bintang tapi tak bisa merebut trofi apa pun, yah, berarti dia bukan pelatih dengan kualitas bintang. Apa pun &lt;em&gt;track record&lt;/em&gt;-nya, Capello sudah menyebabkan pemain-pemain bagus hengkang dan terbukti terakhir dia sempat menyesali kepergian Beckham.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#66cccc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#66cccc;"&gt;Pelatih pada klub-klub terbaik tentu tidak lagi sekedar pelatih teknik. Para pemain mungkin bahkan sudah khatam dengan masalah teknik bermain melebihi pelatihnya. Tapi bagaimana memadukan kemampuan mereka dalam strategi cerdas dan soliditas tim --membuat &lt;em&gt;omelette&lt;/em&gt; yang lezat-- seperti kata Morinho. Tak bisa tentu menyalahkan ego superstar para pemain, me-&lt;em&gt;manage&lt;/em&gt; itu justru satu hal yang jadi &lt;em&gt;jobdes&lt;/em&gt; pelatih, Capello!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#66cccc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="color:#66cccc;"&gt;So, salute for Morinho and next time be a special one, Capello!&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#66cccc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-3615887443585337009?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/3615887443585337009/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=3615887443585337009&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/3615887443585337009'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/3615887443585337009'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2007/10/cmon-be-special-one.html' title='C&apos;mon, be a special one!'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-3179624508003947454</id><published>2007-07-06T23:03:00.000-07:00</published><updated>2008-12-09T13:27:55.960-08:00</updated><title type='text'>Imagining</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_23A9eHo0Z2Y/Ro8wAG4I_yI/AAAAAAAAAAM/THGyjJ7SDSw/s1600-h/pantai-1.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5084335282728795938" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_23A9eHo0Z2Y/Ro8wAG4I_yI/AAAAAAAAAAM/THGyjJ7SDSw/s320/pantai-1.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-3179624508003947454?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/3179624508003947454/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=3179624508003947454&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/3179624508003947454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/3179624508003947454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2007/07/blog-post.html' title='Imagining'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_23A9eHo0Z2Y/Ro8wAG4I_yI/AAAAAAAAAAM/THGyjJ7SDSw/s72-c/pantai-1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-8188689763222231615</id><published>2007-04-29T23:57:00.000-07:00</published><updated>2007-05-28T01:55:15.095-07:00</updated><title type='text'>Sulitnya Jadi Perempuan</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;Berempat dalam perjalanan pulang dari Depok, tiba-tiba muncul obrolan tentang: Bagaimana sebaiknya perempuan bersikap agar disukai dan dipilih menjadi kekasih...&lt;br /&gt;Hm, topik yang menarik, bukan? :-)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Novi yang pertama nyeletuk, " aku diberitahu agar tidak banyak berkomentar dan tersenyum manis saja bila berhadapan dengan cowok". Kami tertawa.&lt;br /&gt;"Aku gak bisa jadi manis dan manja gitu...", keluh Novi tanpa sesal. Tentu saja, dia sangat menikmati menjadi dirinya sendiri.&lt;br /&gt;Aku menimpali, "sejak kuliah dulu, aku udah dinasehati agar pura-pura bodoh saja bila muncul topik tertentu dalam pembicaraan. Aku gak bisa".&lt;br /&gt;"Oh, kalo itu aku gak mau", tegas Novi. Kami tertawa lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Giliran Elin menanggapi, "Bukan begitu, tapi jangan mendominasi".&lt;br /&gt;"Hm, gitu ya...", Novi menggumam.&lt;br /&gt;Aku sengaja buka front, "Kenapa kalo dominan, egonya terluka?"&lt;br /&gt;Novi nyeletuk lagi, "Makanya ada yang bilang, pura-pura manis dulu sebelum nikah, ntar kalo udah married terserah lo mo gimana".&lt;br /&gt;Haha..., kami tertawa riuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Elin dan Tio, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;as two men of us&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;, bertukar pandang, "harus ati-ati dong, ya". Giliran aku dan Novi yang tertawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Geli rasanya bertemu tema ini lagi dalam hidupku. Karena sejak kuliah dulu pun aku merasa paling ajaib dengan ego laki-laki. Kenapa memang bila kalian bertemu perempuan cerdas atau pintar? Bila muncul topik tertentu yang kebetulan dia kuasai, apa salah bila dia mendominasi pembicaraan? Bila aku yang harus menilai, aku baru merasa &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;alert&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=""&gt; bila dia mendominasi semua topik bahasan apalagi dengan kesan sok tahu atau... Aku pernah menghindar dari pria yang menurutku berkali-kali meng-arange acara nonton kami menjadi 'nonton film yang dia pilih'.  Terakhir dia bilang, sudah pegang dua tiket film yang jelas-jelas dia tahu sudah kutonton. Hm, gak deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dunia ini ada terlalu banyak hal yang mustahil untuk dikuasai satu orang. Bila dia dominan ketika bicara bidang yang dia mengerti, maukah dia menjadi pendengar yang simpatik ketika kamu share bidang yang kamu kuasai dengan baik. Menurutku itu yang penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kebetulan bertemu dengan perempuan cerdas yang mengerti banyak hal, ya nggak perlu langsung krisis pede, kan. Setiap orang punya kualitas terbaik yang membuatnya pantas untuk dicintai dan dipilih. Salah seorang temanku sadar sekali ketika memutuskan menikah, "He is a very good man, but not smart enough".  Pernikahan mereka berlangsung damai (tanpa ada dominansi), temanku nyaman dengan suaminya yang baik selalu bersedia diajak bicara, mencari solusi rasional terbaik bersama-sama untuk setiap persoalan keluarga mereka dan dengan begitu mereka berproses bersama dalam menjalani kehidupan cerdas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutku mereka takkan pernah menikah, bila sang calon suami mengalami krisis pede dengan temanku yang memang cerdas itu. Atau setelah menikah mereka takkan bahagia bila krisis pede itu diekspresikan dengan menutup jalur diskusi dan menganggap keputusan harus diambil kepala keluarga, dst. Wah-wah..., bukankah menghalangi kebahagiaan sendiri dengan begitu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, wahai kaum laki-laki, biarkanlah perempuan mengaktualisasikan dirinya, berikanlah setengah ruang di dunia ini untuk mereka. Dunia ini pasti menjadi lebih baik bila setengah lagi penduduknya diberi keleluasaan untuk menjadi dirinya sendiri, menjalani hidup dengan cerdas, profesional di bidangnya dan berdiri sejajar dengan yang lain. Jangan biarkan perempuan hanya menjadi setengah dirinya, menjalani setengah hidup yang disediakan Tuhan untuknya hanya karena harus menjaga ego partnernya, hanya supaya ia tidak hidup sendiri. Seorang perempuan juga ingin di batu nisannya tertulis: "Perempuan ini telah menjadi dirinya dan menjalani hidup sepenuhnya"&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-8188689763222231615?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/8188689763222231615/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=8188689763222231615&amp;isPopup=true' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/8188689763222231615'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/8188689763222231615'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2007/04/sulitnya-jadi-perempuan.html' title='Sulitnya Jadi Perempuan'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-6662636292152247823</id><published>2007-04-24T22:25:00.000-07:00</published><updated>2007-11-15T21:28:30.725-08:00</updated><title type='text'>Terperangkap dalam Hujan Sore di Jakarta</title><content type='html'>&lt;div  align="right" style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:100%;" &gt;hujan...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:100%;" &gt;kali ini seperti halnya seringkali, aku menyenyumi kehadirannya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:100%;" &gt;karena aku tak tergesa ke mana pun.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:100%;" &gt;karena melintasi Jakarta dalam hujan seperti sebuah petaka.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:100%;" &gt;di perempatan Sarinah, kuberlari kecil memasuki pertokoan tua itu.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:100%;" &gt;membiarkan kacamataku berkabut, menikmati tetes-tetes pertamanya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:100%;" &gt;hm, kuputuskan menyimak titik yang mulai merapat itu dari jendela sebuah restoran cepat saji.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:100%;" &gt;payung-payung besar itu berlarian menawarkan jasa.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:100%;" &gt;betapa gesit warga kota yang bocah-bocah kecil itu menangkap peluang rezeki.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:100%;" &gt;dan, mobil-mobil mulai berbaris, beringsut dalam meter demi meter.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:100%;" &gt;meski hujan tinggal gerimis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  align="right" style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:100%;" &gt;kubayangkan menyaksikan hujan dari jendela rumah tua nenekku.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:100%;" &gt;rintik itu akan mengusik dedaunan, membasuhnya sampai bersih.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:100%;" &gt;dan, bisa kucium bau tanah basah bekas terik siang tadi.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:100%;" &gt;di Jakarta tak ada semua itu.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:100%;" &gt;hanya ada lantai beton, gedung tinggi dan ribuan mobil.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:100%;" &gt;tapi aku merasakan cinta untuk kota ini. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  align="right" style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:100%;" &gt;karena pada dasarnya aku mencintai kota besar.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:100%;" &gt;bukan karena gemerlapnya, aku toh tak mengerti bagaimana menikmati gemerlap.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:100%;" &gt;tapi anonimitasnya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:100%;" &gt;pada momentum yang tepat ada kesempatan untuk terkenal di sini.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:100%;" &gt;pada banyak saat, semua boleh menjadi anonim.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:100%;" &gt;tanpa ada tatap penuh tanya, apalagi penuh penyimpulan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:100%;" &gt;sarinah, awal april 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-6662636292152247823?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/6662636292152247823/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=6662636292152247823&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/6662636292152247823'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/6662636292152247823'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2007/04/terperangkap-dalam-hujan-sore-di.html' title='Terperangkap dalam Hujan Sore di Jakarta'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-7720924189002840753</id><published>2007-03-30T02:12:00.000-07:00</published><updated>2007-04-10T02:18:50.591-07:00</updated><title type='text'>The Road to Guantanamo</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 153, 255);"&gt;Film ini pasti mengerikan. Fakta itu sudah kuketahui dengan pasti sebelumnya. Tapi aku manusia&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 255);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 255); font-style: italic;"&gt;dewasa sekarang, bukan lagi anak dalam perlindungan orang tua untuk tidak perlu melihat sisi gelap hidup. Aku perlu tahu, aku harus berani melihat fakta terkeji sekalipun. Alhamdulillah pengalaman mengerikan itu tak perlu kualami, tapi justru karena itu aku tidak boleh duduk di sudut hidupku dan memahami dunia sesempit pengalaman keseharianku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 255); font-style: italic;"&gt;The Road to Guantanamo. Betapa kesempatan mengunjungi saudara sepupu berubah menjadi mimpi horor. Betapa sebuah negara merasa berhak menggempur sebuah negara yang dianggap tempat bersembunyinya teroris. Betapa orang yang bepergian melintasi negara ditangkap begitu saja, dipindahkan dengan truk yang sesak. Lalu berganti dengan kontainer tertutup yang setelah begitu menyesakkan ditembaki dari luar pada malam hari. Paginya kontainer itu penuh lubang dimana sinar matahari menerobos masuk, dan... puluhan tubuh yang terbujur kaku, tertembus peluru.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 255); font-style: italic;"&gt;Betapa wajah-wajah Arab itu dibuat anonim tak berdaya, digunduli dan diberi gelang bernomer, diperlakukan seolah mereka bukan manusia. Mereka diborgol tangan dan kakinya dan disatukan di belakang tubuhnya. Mereka ditelanjangi dan dikejar-kejar anjing pemangsa. Mereka bahkan disiksa ketika meracau di kandang (benar, persis kandang), meski itu karena mereka menjelang kegilaan. Mereka menahan teriakan ketika disiksa tapi menjerit marah ketika Al-Quran yang mereka cintai dirobek dan diinjak-injak. Mereka dipaksa mengaku dengan berbagai cara. Interogasi paling konyol secara logika dan paling tidak manusiawi. Entah berapa orang yang akhirnya menyerah hanya karena lelah, tak sanggup lagi menanggungnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 255); font-style: italic;"&gt;Aku tak mengerti...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 255); font-style: italic;"&gt;Mengapa ada orang atas nama negaranya dapat mengambil kebebasan orang lain begitu saja. Memperlakukannya sewenang-wenang tanpa bukti, tanpa dasar apa pun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 255); font-style: italic;"&gt;Aku berdoa ya, Allah sepenuh hatiku...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 255); font-style: italic;"&gt;Tunjukkanlah keadilan-Mu dengan memberi mereka kehinaan seperti yang telah mereka lakukan pada orang lain, pada bangsa lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 255); font-style: italic;"&gt;Perlihatkanlah yang benar itu BENAR dan yang salah itu SALAH, agar dunia ini tidak terus menerus berjalan dalam lingkar kesesatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0); font-style: italic;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 255);"&gt;AMIN.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-7720924189002840753?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/7720924189002840753/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=7720924189002840753&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/7720924189002840753'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/7720924189002840753'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2007/03/road-to-guantanamo.html' title='The Road to Guantanamo'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-6606049219446522841</id><published>2007-01-11T02:48:00.000-08:00</published><updated>2007-01-11T02:59:13.180-08:00</updated><title type='text'>JIFFest 2006</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: right; color: rgb(255, 204, 204);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Jakarta Internasional Film Festival (JIFFest) tanggal 8-17 Desember 2006 lalu adalah yang kedelapan kalinya diadakan. Bagi seorang penikmat film, JIFFest adalah pesta. Mungkin kesadaran bahwa jiwa kita terkurung dalam tubuh yang terbatas sehingga terpaksa menjalani hidup yang sempit di pojok luasnya cakrawala pengalaman hidup yang dialami orang-orang lain, adalah alasan mengapa kita ingin mengetahui dan mengalami lebih banyak hal di luar pengalaman keseharian kita. Bukankah kita perlu memfasilitasi pengayaan jiwa agar menjadi lebih cemerlang dan kaya dibanding pengalaman yang bisa diberikan tubuh? Film adalah media paling menarik untuk itu, menonton film-film bermutu dari berbagai negara di dunia adalah cara paling menyenangkan untuk belajar kebudayaan yang membangun peradaban kita.&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Berikut penceritaan kembali beberapa film yang diputar pada JIFFest lalu, dari sudut pandang penonton, seorang penikmat film.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right; font-family: lucida grande; color: rgb(255, 204, 204);"&gt;      &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 28.05pt; line-height: 150%; text-align: right; color: rgb(255, 204, 204);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;u&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Iluminados Purel Fuego&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Film Argentina yang berkisah tentang veteran perang Malvinas. Perang yang kalah. Film ini mengisahkan seluruh kepedihan kekalahan perang itu lewat dua orang sahabat. Tak peduli darah dan air mata yang tumpah, perebutan akan tanah dapat dilakukan lebih baik dengan diplomasi oleh negara yang lebih kuat. Tak ada sambutan untuk perjuangan dengan sakit dan lapar itu, karena kalah. Bahkan tak ada kehidupan yang menjanjikan setelahnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 28.05pt; line-height: 150%; text-align: right; color: rgb(255, 204, 204);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Sang veteran perang kemudian menjadi pekerja pabrik, dan setelah pabriknya tutup karena krisis, terlunta-lunta dan menganggur. Kepahitan perang yang harus dijalaninya masih berlanjut dengan kepedihan hidup setelahnya. Bila dalam perang yang harus dijalaninya dalam keadaan sakit dan terluka dia pernah berpikir untuk menyerah, membiarkan dirinya terinjak-injak musuh, dalam kehidupannya kemudian yang getir dia akhirnya memutuskan untuk menyerah lagi. Membunuh dirinya sendiri dengan meminum segala jenis obat-obatan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Belakangan terbaca bahwa jumlah tentara yang tewas di medan perang sebanding dengan yang bunuh diri setelahnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: right; font-family: lucida grande; color: rgb(255, 204, 204);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right; font-family: lucida grande; color: rgb(255, 204, 204);"&gt;      &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 28.05pt; line-height: 150%; text-align: right; color: rgb(255, 204, 204);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;The Lives of Others&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Adakah yang pribadi bila negara berlaku absolut? Pada JIFFest tahun ini film yang disutradarai Tristan Bauer ini dikategorika&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;n ke dalam Human Rights Section. &lt;/span&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Lima&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt; tahun sebelum tembok &lt;/span&gt;&lt;st1:state&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Berlin&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt; runtuh, Jerman Timur mengontrol ketat warga yang dianggap dapat merugikan posisi pemerintah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 28.05pt; line-height: 150%; text-align: right; color: rgb(255, 204, 204);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Kapten Wiesler ditugaskan untuk mengumpulkan bukti-bukti keterlibatan seniman Dreyman dalam tulisannya tentang situasi Jerman Timur yang dikirimkannya ke luar negeri. Sementara itu kekasih Dreyman, seorang aktris, Christa-Maria Sieland diperas untuk melayani seorang menteri demi keselamatan karir dan hidupnya. Mengamati kehidupan kedua orang itu dari seperangkat kamera tersembunyi yang ditanamdi apartemen Dreyman, merubah cara pandang Wiesler tentang tugasnya. Alih-alih melaporkan keterlibatan Dreyman, Wiesler justru membantunya menghilangkan barang bukti.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: right; font-family: lucida grande; color: rgb(255, 204, 204);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 28.05pt; line-height: 150%; text-align: right; color: rgb(255, 204, 204);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Film berdurasi 137 menit ini menceritakan dengan baik bahwa kebenaran berharga untuk dipilih meski mempertaruhkan jalan hidup. Dan kita seringkali tidak pernah tahu kebenaran yang sesungguhnya sampai melihatnya dari sisi yang lain, dengan mengalami hidup orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: right; font-family: lucida grande; color: rgb(255, 204, 204);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right; font-family: lucida grande; color: rgb(255, 204, 204);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 150%; text-align: right; color: rgb(255, 204, 204);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;u&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Land Mines: A Love Story&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: right; font-family: lucida grande; color: rgb(255, 204, 204);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 28.05pt; line-height: 150%; text-align: right; color: rgb(255, 204, 204);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Habiba tadinya seorang gadis yang riang, menjalani hidup tanpa perlu bekerja sangat keras. Namun karena Afganistan negerinya dianggap sebagai sarang teroris, ranjau yang disebar dari udara di mana-mana oleh AS untuk melumpuhkan teroris&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;justru menyebabkan kakinya diamputasi. Lalu kehidupannya mulai bergerak turun ke titik nadir ketika cinta yang berlabuh dalam perkawinan dengan seorang veteran perang bernama Shah, tidak bisa mencukupi kebutuhan hidup anak-anak mereka. Habiba mulai menjadi pengemis dijalan. Film documenter ini mengisahkan dengan baik pengalaman Habiba yang menceritakan apa yang dirasakannya ketika pertama kali mengemis.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: right; font-family: lucida grande; color: rgb(255, 204, 204);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 28.05pt; line-height: 150%; text-align: right; color: rgb(255, 204, 204);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Di Negara itu pembuatan kaki palsu adalah sebuah industri. Begitu banyak orang yang membutuhkannya. Menjadi situasi yang tak terbahasakan ketika melihat pasien yang hendak dipasangi kaki palsu dilayani oleh dokter dan para medis yang semuanya juga mengenakan kaki palsu. Di sana, anak-anak diinisiasi tentang bahaya ranjau darat dan disuruh untuk menghindarinya bahkan dari jarak 200 meter. Bagaimana caranya mengetahui adanya ranjau darat dari jarak 200 meter?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: right; font-family: lucida grande; color: rgb(255, 204, 204);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 28.05pt; line-height: 150%; text-align: right; color: rgb(255, 204, 204);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Apa sebetulnya tujuan ranjau itu disebar dari udara? Untuk melumpuhkan teroris atau membuat sebuah negara menjadi terbenam dalam kemunnduran dengan membuat warganya menjadi cacat? Lalu siapa sebenarnya yang layak disebut teroris?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: right; font-family: lucida grande; color: rgb(255, 204, 204);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right; font-family: lucida grande; color: rgb(255, 204, 204);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 150%; text-align: right; color: rgb(255, 204, 204);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;u&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Mother of Mine&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: right; font-family: lucida grande; color: rgb(255, 204, 204);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 28.05pt; line-height: 150%; text-align: right; color: rgb(255, 204, 204);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Ibu adalah dunia pertama seorang anak. Dari seorang ibulah kepercayaan terhadap dunia diperolehnya. Tapi bagaimana dengan Eero yang harus berpisah dengan ibu kandungnya ketika perang bergelora di negerinya, Finlandia? Ibu baru yang mengasuhnya sementara, Signe, adalah seorang wanita yang dua tahun lalu kehilangan anak perempuannya di tengah badai. Dia berharap Eero seorang anak perempuan, karena dia masih menyimpan semua barang yang berhubungan dengan anaknya dengan baik. Signe merasa kehadiran Eero tak bisa membuatnya begitu saja menerima perannya sebagai ibu kembali.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: right; font-family: lucida grande; color: rgb(255, 204, 204);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 28.05pt; line-height: 150%; text-align: right; color: rgb(255, 204, 204);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Surat&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt; dari ibu kandung Eero kemudian datang dan menceritakan tentang kehidupan barunya dengan seorang pria dan berharap Eero bisa seterusnya bersama Signe. Meski berusaha menyembunyikan &lt;/span&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;surat&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt; itu dari Eero, akhirnya Eero tahu ibunya tak menghendaki kehadirannya lagi. Signe dan Eero pun lalu mulai membuka hati untuk menghayati peran mereka masing-masing.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: right; font-family: lucida grande; color: rgb(255, 204, 204);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 28.05pt; line-height: 150%; text-align: right; color: rgb(255, 204, 204);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Ketika akhirnya ibu kandung Eero berubah pikiran, dia ingin Eero kembali ke pangkuannya dan melepaskan pria Jerman itu kembali ke negerinya, Signe kembali harus kehilangan anaknya. Sakit hati karena cinta keibuannya direnggut dengan semena-mena, Signe menyimpan rahasia bahwa ibu kandung Eero demikian mencintainya, selama 60 tahun. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Selama itu pula hubungan eero dengan ibunya dingin dan tak terjembatani. Karena menjadi ibu tidak hanya bermakna biologis tapi penerimaan di dalam hati dan menanamkan kepercayaan kepada anak bahwa ia dicintai. Kepercayaan yang akan membuatnya membangun kepercayaan diri untuk mengarungi hidupnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: right; font-family: lucida grande; color: rgb(255, 204, 204);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right; font-family: lucida grande; color: rgb(255, 204, 204);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 150%; text-align: right; color: rgb(255, 204, 204);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Leila Khaled: The Hijacker&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: right; font-family: lucida grande; color: rgb(255, 204, 204);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 28.05pt; line-height: 150%; text-align: right; color: rgb(255, 204, 204);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Apa yang dapat dilakukan seorang gadis ketika negerinya dirampas, keluarganya mengungsi dan tak pernah bisa kembali ke rumah tempat ia dibesarkan? Dia membajak pesawat. Bagi Leila Khaled itu satu-satunya cara untuk memberitakan kepada dunia apa yang terjadi di negerinya, Palestina.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: right; font-family: lucida grande; color: rgb(255, 204, 204);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 28.05pt; line-height: 150%; text-align: right; color: rgb(255, 204, 204);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Setelah drama pembajakan tanpa korban yang menggemparkan itu, Leila tak diizinkan kembali ke negerinya. Dia menetap di Yordania dengan suami dan anak-anaknya. Setelah 35 tahun berlalu, dia menangis ketika dibawakan pecahan keramik dari rumah masa remajanya yang kini tak terurus. Tapi dia tak menyesal dengan jalan yang dipilihnya. Bila apa yang dilakukannya disebut tindakan teroris, lalu apa sebutan bagi orang yang merebut tanah kelahirannya? Ketika ditanyakan pendapatnya tentang anak-anak yang dilatih untuk menjadi serdadu, ia balas bertanya apakah kebaikan yang sudah terjadi sehingga anak-anak itu menjadi yatim piatu?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: right; font-family: lucida grande; color: rgb(255, 204, 204);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right; font-family: lucida grande; color: rgb(255, 204, 204);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 150%; text-align: right; color: rgb(255, 204, 204);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Beethoven’s Hair dan Mozartballs&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: right; font-family: lucida grande; color: rgb(255, 204, 204);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 28.05pt; line-height: 150%; text-align: right; color: rgb(255, 204, 204);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Keduanya film dokumenter besutan sutradara Larry Weinstein yang hadir pada pemutaran film-film tersebut di JIFFest lalu. Bagi penikmat musik klasik, kedua film ini hanya akan membuat mereka lebih tergila-gila. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Karena bila ada banyak tangga menuju yang transenden, maka musik pasti salah satu tangga itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 28.05pt; line-height: 150%; text-align: right; color: rgb(255, 204, 255);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-6606049219446522841?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/6606049219446522841/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=6606049219446522841&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/6606049219446522841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/6606049219446522841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2007/01/jiffest-2006.html' title='JIFFest 2006'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-5436043716727263592</id><published>2006-12-21T02:40:00.000-08:00</published><updated>2007-02-25T23:57:50.849-08:00</updated><title type='text'>Dialog Imajiner: Polygami</title><content type='html'>&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_0" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_0" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;Ini&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; dialog &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;imajinerku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_2" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_2" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;dengan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_3" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_3" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;seorang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_4" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_4" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;teman&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_5" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_5" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;mengerti&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_6" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_6" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;aku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_7" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_7" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;tapi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_8" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_8" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;selalu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_9" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_9" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;mempertanyakan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_10" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_10" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;banyak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_11" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_11" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;hal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_12" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_12" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;ketika&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_13" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_13" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;aku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_14" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_14" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;berpendapat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Karena &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_15" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_15" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;dalam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_16" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_16" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;imajinasiku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_17" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_17" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;dia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_18" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_18" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;juga&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_19" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_19" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;seorang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_20" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_20" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;sahabat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_21" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_21" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;ingin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_22" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_22" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;aku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_23" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_23" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;menguji&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_24" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_24" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;dasar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_25" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_25" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;setiap&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_26" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_26" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;pemikiran&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_27" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_27" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;Aku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; : &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_28" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_28" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;Sungguh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_29" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_29" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;aku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_30" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_30" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;tak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_31" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_31" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;bisa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_32" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_32" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;tidur&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_33" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_33" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;malam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_34" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;itu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_34" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_35" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;Aku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_35" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_36" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;tak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_36" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_37" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;pernah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_37" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_38" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;mengaguminya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_38" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_39" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;tapi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_39" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_40" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;posisinya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_40" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_41" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;membuatku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_41" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_42" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;sangat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_42" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_43" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;gelisah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_43" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_44" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;dengan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_44" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_45" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;pengaruh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_45" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_46" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;tindakannya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_46" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_47" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;pada&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_47" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_48" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;masyarakat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_48" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_49" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;Bagi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_49" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_50" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt; kebanyakan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_50" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_51" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;orang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_51" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_52" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;tak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_52" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_53" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;mengkaji&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Islam &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_53" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_54" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;dengan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_54" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_55" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;rasionalitas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_55" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_56" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;memadai&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_56" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_57" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;tindakannya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_57" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_58" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;adalah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_58" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_59" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;justifikasi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_59" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_60" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;Tentu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_60" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_61" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;saja&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_61" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_62" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;aku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_62" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_63" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;juga&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_63" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_64" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;sangat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_64" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_65" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;nelangsa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_65" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_66" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;dengan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_66" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_67" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;nasib&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_67" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_68" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;istrinya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_68" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_69" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;Kenapa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_69" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_70" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;perempuan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_70" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_71" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;selalu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_71" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_72" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;ditempatkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_72" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_73" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;pada&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_73" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_74" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;posisi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_74" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_75" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;tak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_75" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_76" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;bisa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_76" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_77" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;menentukan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_77" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_78" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;hidupnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_78" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_79" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;sendiri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_79" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_80" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;Dengan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_80" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_81" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;tujuh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_81" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_82" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;anak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_82" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_83" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;pilihan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_83" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_84" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;apa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_84" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_85" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;tersedia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_85" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_86" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;untuknya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;? &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_86" onclick="BLOG_clickHandler(this)"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_87" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;Hhhh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;....&lt;/span&gt; &lt;/blockquote&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 102);font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_87" style="color: rgb(153, 255, 255);" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_88" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;Dia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt; : &lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_88" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_89" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;Yah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_89" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_90" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;laki&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_90" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_91" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;laki&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_91" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_92" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;biasanya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_92" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_93" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;memikirkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_93" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_94" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;kemungkinan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_94" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_95" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;memiliki&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_95" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_96" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;lebih&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_96" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_97" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;banyak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_97" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_98" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;kehangatan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_98" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_99" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;perempuan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_99" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_100" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;ketika&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_100" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_101" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;merasa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_101" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_102" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;mempunyai&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; resources &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_102" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_103" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;lebih&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. (&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_103" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_104" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;Tersenyum&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;)&lt;/blockquote&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_104" style="color: rgb(153, 255, 255);" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_105" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;Aku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt; : &lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_105" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_106" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;Aduh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_106" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_107" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;apa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_107" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_108" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;kalian&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_108" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_109" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;laki&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_109" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_110" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;laki&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_110" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_111" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;tidak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_111" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_112" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;malu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_112" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_113" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;menjadi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_113" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_114" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;seperti&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_114" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_115" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;itu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;? Apakah bagi kalian perempuan tak lebih seperti properti yang boleh dimiliki sebanyak mungkin?&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_115" style="color: rgb(153, 255, 255);" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_116" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;Dia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt; : &lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_116" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_117" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;Nafsu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_117" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_118" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;selalu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_118" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_119" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;membutakan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_119" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_120" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;nalar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;.&lt;/blockquote&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_120" style="color: rgb(153, 255, 255);" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_121" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;Aku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt; : &lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_121" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_122" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;Aku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_122" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_123" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;telah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; lama &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_123" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_124" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;memikirkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_124" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_125" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;mengapa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Allah &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_125" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_126" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;menciptakan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_126" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_127" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;manusia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_127" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_128" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;itu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_128" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_129" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;berdiri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_129" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_130" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;tegak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;? &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_130" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_131" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;Menurutku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; agar &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_131" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_132" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;kepala&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_132" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_133" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;tempat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_133" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_134" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;pikirannya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_134" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_135" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;berada&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_135" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_136" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;lebih&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_136" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_137" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;tinggi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_137" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_138" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;dari&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_138" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_139" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;dadanya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_139" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_140" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;tempat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_140" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_141" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;dimana&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_141" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_142" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;perasaannya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_142" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_143" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;bermain&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Dan &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_143" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_144" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;keduanya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_144" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_145" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;lebih&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_145" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_146" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;tinggi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_146" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_147" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;dibanding&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_147" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_148" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;perutnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_148" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_149" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;wadah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_149" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_150" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;segala&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_150" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_151" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;nafsu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_151" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_152" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;Penjelasannya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_152" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_153" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;bagiku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_153" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_154" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;manusia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_154" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_155" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;diharapkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_155" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_156" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;tidak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_156" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_157" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;seperti&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_157" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_158" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;hewan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_158" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_159" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;kepala&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_159" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_160" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;dada&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_160" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_161" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_161" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_162" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;perutnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_162" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_163" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;sejajar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_163" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_164" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;sehingga&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_164" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_165" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;wajar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_165" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_166" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;bila&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_166" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_167" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;bertindak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_167" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_168" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;berdasarkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_168" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_169" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;insting&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_169" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_170" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;atau&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_170" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_171" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;mendahulukan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_171" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_172" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;nafsu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_172" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_173" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;Tapi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_173" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_174" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;manusia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_174" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_175" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;seharusnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_175" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_176" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;meletakkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_176" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_177" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;nafsu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_177" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_178" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;dalam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_178" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_179" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;kontrol&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_179" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_180" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;pikiran&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_180" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_181" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_181" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;perasaannya&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_182" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;bukannya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_183" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;malah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_184" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;dikendalikan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_185" onclick="BLOG_clickHandler(this)"&gt;olehnya&lt;/span&gt;.&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;Dia :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;Yah, mungkin banyak orang perlu berpikir lagi tentang fakta itu. (Tersenyum) Btw, bila merujuk buku Sexual Strategy yang pernah kita bahas dulu, bukannya memang laki-laki dipilih karena resources yang dimilikinya? Sehingga ketika memiliki resources lebih banyak laki-laki merasa pantas memiliki perempuan untuknya lebih banyak pula? (Tersenyum)&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;Aku :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;Hei, jangan lupa. Buku itu membahas seksualitas dari sudut pandang biologi. Tidakkah manusia punya tugas membangun peradaban? Apa iya, cuma berlaku seperti si jantan kuat yang bisa merebut lebih banyak perhatian betina? Please deh, pertanggungjawabannya kelak kepada Tuhan bagaimana? Waktu itu tidakkah aku menertawakan analisis buku itu ketika diterapkan kepada manusia? Dimana tempat cinta di situ, harta paling berharga manusia setelah jiwanya.&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;Dia :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;(Tertawa) Oke-oke... Aku ngerti. Tapi bagaimana posisi poligami di dalam Islam menurutmu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);"&gt;Aku : &lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(204, 204, 255);"&gt;Ayat Al-Quran yang sering dijadikan pembenar adalah: An-Nisa' ayat 3, di bagian tengahnya saja, "...maka nikahilah perempuan (lain) yang kamu senangi, dua, tiga atau empat..." Potongan ayat itu seringkali digunakan secara tidak bertanggung jawab. Padahal ayat itu berawal dari SQ 2:2 dengan konteks, masyarakat Arab pada masa itu di samping suka mengawini puluhan bahkan ratusan perempuan juga sering kali mengawini anak-anak perempuan yatim yang memiliki harta waris. Perkawinan ini hanya untuk mendapatkan hartanya dan setelah dihambur-hamburkan oleh suaminya, mereka dicerai tanpa kemandirian dan terlunta-lunta, seringkali kemudian berakhir dengan menjadi budak.&lt;br /&gt;Nah, ayat 2 surat An-Nisa' itu mengharamkan harta istri yatim digunakan oleh suaminya. Harta anak yatim harus dipisahkan dan tidak boleh digunakan selain untuk kehidupan si anak yatim itu sendiri untuk mengimprove kehidupannya sehingga pada akhirnya mandiri dan bisa mengelola warisannya sendiri. Ayat 3 meneruskan, dengan saran bila tidak sanggup memisahkan harta dan berlaku adil terhadap anak yatim yang diperistri itu, maka nikahilah perempuan (lain) yang kamu senangi, dua, tiga, empat... Pada bagian akhir masih ditambahkan "bila tidak mampu berlaku adil nikahilah seorang saja. Agar kamu tidak berbuat zalim".&lt;br /&gt;Bagiku itu jelas hanya alternatif solusi pada masyarakat jahiliyah yang memperlakukan perempuan secara semena-mena.&lt;br /&gt;Lalu, surat yang sama ayat 129: "Dan kamu tidak akan dapat berlaku adil di antara istri-istrimu, walau kamu sangat ingin berbuat demikian..."&lt;br /&gt;Islam tidak pernah memaksa perempuan untuk menerima poligami atau perkawinan yang jelas-jelas membuatnya terzalimi, buktinya pada ayat berikutnya (2:130): "Dan jika keduanya bercerai, maka Allah akan memberi kecukupan kepada masing-masing dari karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (karunia-Nya), lagi Maha Bijaksana".&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);"&gt;Dia : &lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(204, 204, 255);"&gt;Oya? Bukankah Allah membenci perceraian? Bukannya para ustadz sering bicara begitu dan menyalahkan perempuan yang menuntut cerai dari suaminya?&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);"&gt;Aku : &lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(204, 204, 255);"&gt;Ya, Allah tentu saja membenci perceraian, karena itu salah satu tindakan yang irresponsible. Islam tidak suka manusia yang begitu. Tapi Allah lebih tidak suka orang yang berbuat zalim, termasuk menzalimi diri sendiri.&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);"&gt;Dia :&lt;/span&gt; &lt;blockquote style="color: rgb(204, 204, 255);"&gt;Tapi para suami yang berpoligami seringkali mengatakan bahwa itu tuntunan/sunnah Rasul?&lt;/blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;Aku : &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;Aku tidak mengerti bagian mana dari perilaku Rasul yang mau diteladani oleh pelaku poligami. Rasul menikah dengan Khadijah r.a. yang janda dan 15 tahun lebih tua secara poligami selama 28 tahun sampai sang istri meninggal dunia. So, sepanjang masa mudanya Rasul monogami. Dua tahun kemudian dalam upaya pengembangan syiar Islam di Jazirah Arab, beberapa perang terjadi. Peperangan itu membawa korban syahid beberapa sahabat yang meninggalkan istri dan anak-anak. Rasul menikahi janda-janda sahabat tersebut untuk melindungi mereka dalam situasi peperangan, beberapa di antara mereka jauh lebih tua dibanding Rasul. Pernikahan poligami ini juga terjadi untuk menghindari perang dan menyebarkan Islam lewat perkawinan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;Dia : &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;Bagaimana dengan Siti Aisyah yang masih sangat muda?&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;Aku : &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;Siti Aisyah adalah putri Abu Bakar, sahabat setia Rasul. Beliau dinikahi Rasul ketika berumur 9 tahun, saat masih suka bermain dengan sebayanya. Rasul begitu menyayanginya karena memang masih sangat kecil, dan beliau menunggu sampai baligh untuk kemudian baru memperlakukannya sebagai istri. Karena beliau seorang Rasul Allah, tidak ada tindakannya di luar perintah Allah, di samping kita tahu beliau dipelihara dari dosa. Termasuk ketika berpoligami. Bagiku penjelasan mengapa Siti Aisyah yang masih begitu muda dinikahi Rasul adalah supaya bisa hidup jauh lebih lama setelah Rasul wafat untuk menyampaikan kesaksian kepada umat tentang kehidupan Rasul yang patut diteladani sebagai Sunnah. Itu penjelasan yang paling masuk akal dan sesuai dengan kualitas Kerasulan beliau menurutku. Wallahu 'alam. Bukankah bahkan Abu Bakar pun masih juga bertanya kepada Aisyah, kebiasaan Rasul apa saja yang belum dikerjakannya?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="color: rgb(102, 102, 102);" align="center"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(192, 192, 192);"&gt;Dia :    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote  style="color: rgb(192, 192, 192); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;So, tidak ada pembenaran menurutmu bila itu disebut tuntunan Rasul?&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(192, 192, 192);"&gt;Aku : &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote  style="color: rgb(192, 192, 192); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sama sekali tidak ada yang signifikan dari argumen itu. Begini saja, Rasul selain shalat wajib juga shalat sunnah yang kalau diteladani ummatnya (termasuk para ustadz itu) tak akan lagi menyediakan ruang di kepalanya untuk memikirkan nafsu. Rasul shalat sehabis berwudhu, shalat ketika mendengar azan, shalat ketika memasuki masjid, shalat rawatib, shalat malam sepanjang sepertiga malam dan masih banyak shalat sunnah lainnya. Lalu, Rasul puasa setiap hari Senin dan Kamis. Lagipula, shalat yang benar akan membuat orang yang mengerjakannya semakin spiritual, jauh dari nafsu selain nafsu mutmainah. Shalat yang benar akan menghindarkan orang dari menzalimi orang lain. Sementara poligami itu jelas perbuatan yang zalim pada perempuan dan anak.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(192, 192, 192);"&gt;Dia : &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote  style="color: rgb(192, 192, 192); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;So, dari diskusi panjang ini, apa argumen penutupmu?&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(192, 192, 192);"&gt;Aku : &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote  style="color: rgb(192, 192, 192); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dua orang, laki-laki dan perempuan memutuskan untuk menikah, penjelasan logisnya adalah membangun masa depan dengan kapasitas yang dimiliki keduanya. Ibaratnya modal bersama, --baik itu waktu, kapasitas sosial dan ekonomi, bahkan tubuh, dimanfaatkan untuk kebaikan dan tujuan bersama-- dengan pembagian 'keuntungan' fifty-fifty. Lalu apa yang bisa dijelaskan untuk kasus poligami? Jelas memposisikan perempuan tak setara dengan laki-laki. Keyakinanku, Allah tidak mungkin menciptakan dua makhluk berbeda jenis kelamin dengan kedudukan yang tidak setara, sama seperti Dia menciptakan manusia dengan ras yang berbeda, sama sekali bukan untuk menunjukkan yang satu lebih mulia dari yang lain.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-5436043716727263592?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/5436043716727263592/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=5436043716727263592&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/5436043716727263592'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/5436043716727263592'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2006/12/dialog-imajiner-polygami.html' title='Dialog Imajiner: Polygami'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-4984457397138742016</id><published>2006-11-18T01:01:00.000-08:00</published><updated>2006-11-25T04:10:11.196-08:00</updated><title type='text'>C-I-N-T-A</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Apa sih cinta itu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Benarkah seluruh daya hidup digerakkan olehnya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Benarkah cinta sejati itu ada dan layak diperjuangkan dalam hidup?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Dulu aku percaya itu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Cinta seperti yang dimiliki Tuhan, bagai proses emanasi yang takkan berhenti.&lt;/span&gt; &lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Cinta yang membuat kita eksis. Cinta yang membuktikan kepenuhan diri dengan memberi tanpa pamrih. Cinta yang menguatkan, memberi daya dorong, semangat. Cinta yang melahirkan kesetiaan, meski tak berbalas sekali pun. Cinta yang menyebabkan kegilaan, bisa ada airmata hanya karena rindu atau menerbitkan energi sprint untuk suntuk menyelesaikan makalah hanya dengan menaruh photonya di samping monitor PC. (&lt;em&gt;Hua ha ha..&lt;/em&gt;.) Cinta yang juga mengakibatkan kebutaan, kenaifan maha dahsyat, karena si dia menjadi terlalu istimewa. (&lt;em&gt;Please deh, mana ada manusia tanpa kekurangan?&lt;/em&gt;)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Ternyata...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Untuk makhluk senisbi manusia, cinta yang bisa dimilikinya pun nisbi saja. Hm, mungkin cinta itu lebih digerakkan oleh momentum yang tepat. Momentum ketika satu hati yang siap menerima dan memberi menemukan objek yang menarik. Momentum itu menjadi sempurna tentu, bila ternyata ada dua hati yang terlibat di situ.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;That's it.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Karena ternyata...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Ketika momentumnya berlalu, cinta pun berubah, mungkin beralih. Objek cinta bisa jadi tak menarik lagi ketika keseluruhan diri kemudian dipenuhi pengalaman dan pembelajaran baru. Maka jangan terlalu masygul bila kau merasa malu pernah mencintai orang yang ternyata belakangan ketahuan sikapnya, integritasnya tak membanggakan. Karena toh, ada suami yang dulu setengah mati mencintai istrinya namun ketika waktu berlalu, kerut-kerut hadir di wajah (keduanya, tentu), dia bingung mencari cinta yang dulu membakar hatinya. Lalu alih-alih seperti dulu ingin selalu bersama, membagi sisa umur berdua, dia ingin istrinya menyingkir selamanya dari jalan hidup yang dilaluinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Bila ternyata dalam kenisbiannya manusia dapat memelihara cinta sepanjang usia, mungkin karena dia memelihara momentum jatuh cinta itu. Dan pastinya karena cukup &lt;em&gt;worthed&lt;/em&gt; untuk dipelihara. Entah karena komitmen atau perjalanan cinta itu membuatnya makin berharga. Pengalaman, pembelajaran dan waktu-waktu berharga yang dilalui bersama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Akhirnya...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Apa sih cinta itu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Marx pasti juga menyebutnya sejenis opium.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Jung jelas mengatakan sepenuhnya menunjukkan gejala ' The Madness'.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Hm, percayalah pada cinta karena bila tak memilikinya hidupmu terasa tak berharga. Tapi jangan berharap dia abadi. Cinta hanya bisa sangat dalam --sampai menghisap seluruh semangat hidup-- dan abadi dalam film-film, terutama film Korea.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Yuk, nonton film Korea saja! :-)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-4984457397138742016?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/4984457397138742016/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=4984457397138742016&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/4984457397138742016'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/4984457397138742016'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2006/11/c-i-n-t.html' title='C-I-N-T-A'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-116229225780097018</id><published>2006-10-31T02:36:00.000-08:00</published><updated>2006-11-15T03:25:46.710-08:00</updated><title type='text'>Idul Fitri 1427H</title><content type='html'>&lt;em style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);font-size:85%;" &gt;Lebaran kali ini ada keteduhan tak ternilai kurasakan.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);font-size:85%;" &gt;Ada banyak pemahaman yang kuhayati diam-diam.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);font-size:85%;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);font-size:85%;" &gt;Selalu menenangkan berada di tengah-tengah jamaah shalat.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);font-size:85%;" &gt;Rasanya damai, teduh.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);font-size:85%;" &gt;Seperti dalam rangkulan lengan-lengan terkasih.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);font-size:85%;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);font-size:85%;" &gt;Namun aku jadi teringat pengalaman beberapa bulan lalu.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);font-size:85%;" &gt;Berada dalam sebuah diskusi dengan seruangan penuh saudara seiman.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);font-size:85%;" &gt;Betapa sulit untuk dipahami kekasaran yang berserak di situ.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);font-size:85%;" &gt;Bahkan salam pun tak layak disahuti bila orang berbeda pendapat.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);font-size:85%;" &gt;Betapa kebenaran terasa dihaki oleh hanya sekelompok orang.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);font-size:85%;" &gt;(Siapa pula manusia atau sekelompok manusia merasa begitu digdaya&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);font-size:85%;" &gt;untuk menggenggam kebenaran-Nya? Sehingga merasa berhak menyuruh&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);font-size:85%;" &gt;bertobat yang tak sependapat, bahkan mungkin mengkafirkannya?)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);font-size:85%;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);font-size:85%;" &gt;Idul Fitri kali ini aku seperti disadarkan.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);font-size:85%;" &gt;Untuk lebih konsisten dalam pilihan &amp; lebih berani mengambil sikap.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);font-size:85%;" &gt;Karena bukan keislaman mereka yang membuat aku damai di tengah jamaah shalat.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);font-size:85%;" &gt;Tapi karena aku percaya hati dan pikiran mereka terbuka akan kebenaran.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);font-size:85%;" &gt;Pencarian kebenaran, tepatnya.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);font-size:85%;" &gt;Pencarian tak berujung karena kenisbian kita manusia.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-116229225780097018?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/116229225780097018/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=116229225780097018&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/116229225780097018'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/116229225780097018'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2006/10/idul-fitri-1427h.html' title='Idul Fitri 1427H'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-115857565855830484</id><published>2006-09-18T03:17:00.000-07:00</published><updated>2006-10-18T07:11:42.806-07:00</updated><title type='text'>No Pain</title><content type='html'>&lt;span style="color:#ccffff;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Bukankah sakit adalah hal yang selalu kita hindari dalam hidup. Bahkan sakit di ujung jari saja, membuat tidak nyaman seluruh tubuh. Betapa kita mengkonsumsi segala diet gizi sesuai dengan aktivitas kita untuk tetap sehat. Singkatnya bukankah kita mengamini pernyataan bahwa kesehatan atau terbebas dari sakit adalah harta yang paling berharga?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Tapi bagaimana bila manusia lahir tanpa rasa sakit? Hanya ada 34 kasus di seluruh dunia tapi sungguh pengalaman yang membuka cakrawala baru religiusitas melihatnya. Oprah Winfrey Show menayangkan satu diantara pengidap penyakit langka yang belum ditemukan obatnya itu. Penjelasan mudahnya adalah sensori otak tak pernah menerima pesan rasa sakit sehingga organ yang merasa sakit tidak menerima perintah apapun untuk menghindarinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Jadi bayangkan ketika seorang bayi mengalami tumbuh gigi dan selalu ingin menggigit; dia menggigit jari-jarinya sendiri! Sampai terlihat tulangnya. Untuk mengantisipasi hal yang lebih buruk, akhirnya semua gigi susunya dicabut. Lalu dia mulai mencongkel kornea matanya sendiri sampai menjadi buta.... Subhannallah...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Bahkan hanya untuk rasa sakit yang selalu kita hindari. Nikmat Allah mana lagikah yang hendak kau dustakan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ccffff;"&gt;&lt;p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-115857565855830484?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/115857565855830484/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=115857565855830484&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/115857565855830484'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/115857565855830484'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2006/09/no-pain.html' title='No Pain'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-115693377919845720</id><published>2006-08-30T03:07:00.000-07:00</published><updated>2006-09-08T03:25:15.986-07:00</updated><title type='text'>I giorni dell'abbandono</title><content type='html'>&lt;span style="color:#ccffff;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"&gt;Apakah cinta adalah segalanya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"&gt;Perkawinan itu berumur sepuluh tahun dan menghadirkan dua orang anak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"&gt;Lalu Mario kehilangan cinta untuk Olga. Tiba-tiba.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"&gt;Cintanya tumbuh di tempat lain, pada seorang gadis muda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"&gt;"Apakah aku salah, jatuh cinta?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"&gt;"Tidak," jawab olga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"&gt;Karena cinta toh bukanlah segalanya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"&gt;Bukan cinta, tapi komitmen.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"&gt;Kau berkomitmen pada apa, itulah yang menentukan dirimu dan hidup yang kau jalani.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"&gt;Setelah menguras semua emosi dan mengatasi rasa disingkirkan, Olga belajar tentang hidup yang tetap menunggunya meski suaminya pergi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"&gt;Ada anak-anak yang membutuhkannya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"&gt;Ada tetangga pemalu yang mengaguminya apa adanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"&gt;Ada karir baru yang ditemukan dalam kubangan nestapa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"&gt;Ada senyum yang menjanjikan masa depan setelah mendung menggayut pekat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"&gt;Betapa manusia belajar banyak hal berbeda meski menjalani hidup yang sama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"&gt;Barangkali lalu Toffler benar;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"&gt;Makin modern cara manusia hidup, makin sulit menikah untuk seumur hidup.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;Temporarility&lt;/em&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"&gt;Tidak semua langkah yang dimulai dengan derap yang sama akan selalu seiring selamanya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"&gt;Adakalanya yang satu belajar lebih banyak dan yang lain terbenam dalam banalitasnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-115693377919845720?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/115693377919845720/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=115693377919845720&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/115693377919845720'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/115693377919845720'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2006/08/i-giorni-dellabbandono.html' title='I giorni dell&apos;abbandono'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-115474899033220176</id><published>2006-08-04T20:05:00.000-07:00</published><updated>2006-08-30T04:22:58.813-07:00</updated><title type='text'>Anak, Cinta dan Keluarga</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#66cccc;"&gt;Tahukah apa yang selalu membuatku terharu? Melihat kedekatan seorang ayah dengan anak perempuannya. Barangkali tidak khusus anak perempuan, hanya karena aku perempuan dan kenangan tentang cinta ayahku membuatnya lebih menyentuh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#66cccc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#66cccc;"&gt;Aku tidak pernah menyadari bahwa kedekatanku dengan ayah mungkin membuat ibuku cemburu. Bila sesekali ayah membelikan barang yang terlalu mahal untukku, omelan ibu kupikir sekedar ekses dari upayanya mendidik anak-anaknya untuk hidup sederhana. Tak pernah terpikir ibu mungkin cemburu melihatku yang sejak balita senang sekali diajak shalat Jumat oleh ayah. Malah aku sering mengira itu meringankan beban ibu yang terus dibuntuti aku yang setiap saat bertanya ini dan itu. Selalu ayah akan memilih shaf paling pinggir dan membekaliku sekantung coklat agar tenang sampai shalat berakhir.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#66cccc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#66cccc;"&gt;Sampai ketika sahabatku menjadi ibu dari anak-anak perempuan. Sebagai sahabat dia membiarkanku belajar hampir sebanyak dirinya tentang pengalaman menakjubkan itu. Sekali waktu ketika melihat sang anak tertawa senang di bahu ayahnya, sahabatku itu berujar, "Kamu lihat, dia senang sekali bermain dengan ayahnya. Aku kadang mikir, dia hanya butuh aku karena memberinya ASI". Aku tertawa dan menghiburnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#66cccc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#66cccc;"&gt;Tapi, jangan-jangan itu benar. Sejak awal cinta anak kepada ayahnya tak berbeban syarat apapun, berbeda dengan cinta kepada ibunya yang bercampur aduk dengan kebutuhan. Seorang ibu tentu saja perlu dengan bijak menyimpan skeptis itu dan mengajarkan cinta tak bersyarat pada anak-anaknya, sepanjang hidup mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#66cccc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#66cccc;"&gt;Hm, karena itu aku selalu menyayangkan ayah yang tidak dekat dengan anaknya. Bukankah kedekatan itu aset berharga untuk menanamkan nilai-nilai yang ingin diinisiasi kepada anak? Ada fenomena menarik yang kuamati, belakangan kaum pria secara sadar lebih memilih beristrikan perempuan mandiri yang cerdas (&lt;em&gt;of course&lt;/em&gt; kudu ada cinta disitu... teteup..:-)). Ternyata pilihan itu karena mereka berharap sang istri bisa menangani semua kepentingan keluarga tanpa terlalu banyak melibatkan mereka. Jadi mereka bisa tenang membangun karir di luar sana tapi tetap bisa punya keluarga yang sehat dan cerdas di rumah. Hm, kehidupan yang lengkap tanpa kerja keras.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#66cccc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#66cccc;"&gt;Tapi hei..., tidakkah mereka sadar telah melewatkan sesuatu di sana? Tidakkah itu mempertaruhkan terlalu banyak hal? Kesempatan membangun relasi yang sehat dengan keluarga dan dicintai dengan rasa hormat. Dan tidakkah mereka berpikir itu tidak fair untuk istri mereka? Untuk bisa memiliki hal yang sama, karir dan keluarga, seorang istri mau tidak mau harus bekerja dua kali lebih keras dan masih ditambah frustrasi bila suaminya tak banyak membantu dan melibatkan diri. So, kupikir untuk mendapatkan dua hal yang penting dalam kehidupan dewasa itu, karir dan keluarga, sepantasnya perlu bekerja keras untuk keduanya pula. Tak peduli apa peran yang diberikan hidup kepadamu, sebagai laki-laki atau perempuan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#66cccc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#66cccc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-115474899033220176?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/115474899033220176/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=115474899033220176&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/115474899033220176'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/115474899033220176'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2006/08/anak-cinta-dan-keluarga.html' title='Anak, Cinta dan Keluarga'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-115233743147294414</id><published>2006-07-07T22:23:00.000-07:00</published><updated>2006-08-30T03:41:27.226-07:00</updated><title type='text'>The Most Important Time</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,255,204);font-family:georgia;" &gt;Minggu-minggu kemarin berita tentang banyaknya siswa SMU yang tidak lulus UAN membetot perhatian semua orang. Banyak kelompok siswa melakukan demo, masyarakat umum berdiskusi, mengeluarkan pendapat. Tapi menurutku, pendapat yang paling tidak relevan adalah: "Mereka sudah bekerja keras belajar selama tiga tahun dan semua perjuangan itu sirna karena ujian selama tiga hari".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,255,204);font-family:georgia;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,255,204);font-family:georgia;" &gt;C'est bizarre! Aneh sekali pendapat itu, tidak bisakah mengajarkan generasi muda lebih realistis? Bukankah sebuah kesebelasan tetap harus menerima kekalahan di dua menit terakhir pertandingan penentu meski berjuang keras bertahun-tahun dalam ratusan jam latihan? Setiap hari adalah hari yang penting dalam hidup, tapi bukankah ada hari-hari tertentu dimana kita harus mengambil keputusan yang mempengaruhi jalan hidup kita selamanya? Kita bahkan sering tidak tahu sebelumnya kapan hari terpenting itu tiba. But, it's happen. We must aware and alert or dissapointed.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,255,204);font-family:georgia;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,255,204);font-family:georgia;" &gt;Kalaupun ada hal yang aku tidak setuju dengan UAN adalah standar nilai minimal setiap mata pelajaran. Meskipun hanya ada tiga (zamanku dulu ada 7, lho!) dan cuma 4,26, kenapa tidak menggunakan nilai rata-rata? Tidak adil menyuruh setiap anak didik menguasai matematika sekaligus bahasa. Belum lagi, bukankah adalah fakta di beberapa sekolah bila guru tertentu berhalangan hadir, sakit misalnya, tidak ada guru pengganti dengan kompetensi yang sama. Itu mempengaruhi penguasaan anak didik terhadap pelajaran, tentunya. Lalu bukankah kita semua pernah menjadi siswa sekolah menengah? Beberapa guru membuat kita lebih semangat belajar dan beberapa yang lain ngebetein banget? :-) Semua itu berpengaruh pada hasil akhir siswa, jadi jauh lebih fair menggunakan nilai rata-rata. Tidak masalah harus dinaikkan grade-nya, menjadi 6 misalnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,255,204);font-family:georgia;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,255,204);font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;Akhirnya, pemerintah boleh mengintervensi sekolah dengan menerapkan standar kelulusan, tapi &lt;em&gt;mbok ya&lt;/em&gt;, untuk tujuan yang jauh lebih besar. Setidaknya lakukan evaluasi ketika di sebuah sekolah banyak siswa tidak lulus, ada apa? Fasilitaskah, SDM gurukah yang kurang dan perlu perbaikan? Atau mungkinkah ada UAN yang berlangsung secara tidak fair? Jangan menutup mata terhadap persoalan yang ada tapi sirik dengan standar pendidikan negara tetangga yang jauh lebih baik. Masa bisanya cuma begitu?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-115233743147294414?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/115233743147294414/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=115233743147294414&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/115233743147294414'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/115233743147294414'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2006/07/most-important-time.html' title='The Most Important Time'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-115106397089964366</id><published>2006-06-23T04:42:00.000-07:00</published><updated>2006-07-08T01:19:33.053-07:00</updated><title type='text'>C'est Beau...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1309/2035/1600/bunga3.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0pt 10px 10px 0pt; CURSOR: pointer" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1309/2035/320/bunga3.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-115106397089964366?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/115106397089964366/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=115106397089964366&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/115106397089964366'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/115106397089964366'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2006/06/cest-beau.html' title='C&apos;est Beau...'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-115097129486240553</id><published>2006-06-22T03:01:00.000-07:00</published><updated>2006-07-08T01:22:39.216-07:00</updated><title type='text'>Rayakan "Homo Ludens"  Kita</title><content type='html'>&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,255);font-family:trebuchet ms;" &gt;I love my TV! :-)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,255);font-family:trebuchet ms;" &gt;I love Germany team!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,255);font-family:trebuchet ms;" &gt;Sejak 1996, di Euro Cup.&lt;br /&gt;Aku terpesona dengan permainan mereka.&lt;br /&gt;Mentalitas yang pantang menyerah, mentalitas juara.&lt;br /&gt;Banyak teman yang ngeledek sebenarnya;&lt;br /&gt;'Mana pemain bintangnya, pemain Jerman pada merumput di mana sih?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bukankah sepak bola adalah permainan tim?&lt;br /&gt;Ketangguhan timlah yang berperan untuk menang.&lt;br /&gt;Dan, sekali lagi, mental juara.&lt;br /&gt;Hm, aku percaya Klinsmann bisa berbuat banyak.&lt;br /&gt;Secara dia dulu tampil gemilang sebagai bintang,&lt;br /&gt;dia pasti mengerti apa yang terbaik untuk tim Jerman.&lt;br /&gt;Bravo Der Panser!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-115097129486240553?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/115097129486240553/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=115097129486240553&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/115097129486240553'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/115097129486240553'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2006/06/rayakan-homo-ludens-kita.html' title='Rayakan &quot;Homo Ludens&quot;  Kita'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-114949174769544988</id><published>2006-06-04T23:09:00.000-07:00</published><updated>2006-06-19T22:39:44.976-07:00</updated><title type='text'>La Petite Jerusalem</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;Hari Minggu kemarin, hari kedua aku menutrisi jiwa dengan Festival Sinema Perancis di TIM.  Sendiri. Beberapa teman yang kuracuni dengan kebiasaan menonton film-film non-Hollywood tahun-tahun belakangan, punya agenda lain. Seorang tetangga kamar telah lama mengaku tak bisa menikmati 'film-film seperti itu'.&lt;br /&gt;Tapi tak mengapa, aku sering menonton film sendiri. Menikmatinya malah. Bisa milih sendiri film yang mau kutonton dan gak perlu khawatir teman nonton gak menikmati film yang kupilih. Pikir-pikir, sejak kapan ya, aku happy-happy saja dengan menjadi soliter begini? :-)&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;Pas antri tiket aku mendengar suara dari antrian sebelah, &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;"Nonton Cache saja, La Petite Jerusalem gak bagus". &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;Aku langsung berpaling ke arah suara itu. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;"Bener, aku dah nonton kemarin", cowok itu meyakinkan temannya. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;Aku menyela, "Gak bagus? Ceritanya tentang pilihan-pilihan hidup kan?"&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;"Iya, cewek Yahudi yang jatuh cinta sama cowok Muslim gitu. Gak menariklah..."&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;Aku tersenyum saja. Aku sudah baca sinopsisnya dan apakah ada banyak hal yang lebih menarik dibanding keputusan memilih jalan hidup?&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;Seperti judulnya, La Petite Jerusalem berlatar kota Jerusalem yang tertata rapi dan nyaris seragam arsitektur gedungnya. Di sudut kota itu adalah keluarga Yahudi dengan seorang gadis bernama Laura, seorang mahasiswi filsafat. Laura jatuh cinta pada Kant, pada imperatif kategorisnya, bahkan mengikuti kebiasaan Kant menyusuri jalan yang sama setiap sore. Filsafat bagi keluarganya adalah ajaran yang bisa menyesatkan, kenapa tidak langsung mencari kebenaran dengan mendekati Torah, menuju Hachem. Laura bergeming.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;(&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 255, 255);font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;Tentu saja, karena bukankah apa yang bisa kita pahami dari dan tentang Tuhan sangat tergantung dari perangkat analisa yang kita punya dalam pikiran? Dan bukankah filsafat adalah alat yang bisa dipelajari untuk mengasah rasionalitas?&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;)&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;Laura juga bergeming ketika Sang Ibu mengenalkan seorang dokter untuk menjadi calon menantunya. Laura menanyai Sang Dokter, "Percayakah bahwa manusia hanya dapat bahagia dengan menuruti ide-idenya sebagaimana Plato katakan?" Bagi Sang Dokter tampan itu, hidup adalah hal yang berbeda dengan pemikiran. Dan Laura menyatakan, dia percaya pada pemikiran itu dan akan menjalani hidupnya sebagaimana perkembangan pemikirannya. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;Tapi lalu Laura jatuh cinta pada Jamel. Pada seorang pemuda Muslim yang belakangan terbukti pengecut dalam mengambil keputusan hidup. Cinta dimana pun sama, dapat mengalihkan perhatian. Laura mangkir kuliah demi menghayati cintanya dan kemudian patah hatinya.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;Di akhir cerita, nasib berpihak pada Laura. Keinginannya untuk belajar filsafat lebih dalam di Rusia, dikabulkan ibunya. Dan pengalaman jatuh cinta itu tentu saja akan mendewasakannya dan membuatnya berani membangun konsep filsafatnya sendiri. Ide-ide yang harus direalisasikan dalam hidup, demi integritas dan otentisitas.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);"&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;(&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;Hm, seberapa banyak penggambaran hidup Laura yang sama denganku? Mungkin cukup banyak. Tapi tentu bukan itu saja yang membuatku menyukai La Petite Jerusalem.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-114949174769544988?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/114949174769544988/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=114949174769544988&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/114949174769544988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/114949174769544988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2006/06/la-petite-jerusalem.html' title='La Petite Jerusalem'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-114819619955037365</id><published>2006-05-20T23:44:00.000-07:00</published><updated>2006-06-19T22:41:41.403-07:00</updated><title type='text'>DOA DAN SYUKURKU</title><content type='html'>&lt;span style=";font-family:courier new;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Mungkinkah berucap syukur untuk doa yang tak dikabulkan? Sangat mungkin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Percayakah, Allah hanya mengabulkan yang terbaik dari doa-doamu? Aku percaya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Pernah ada ketika, aku memohon pada-Nya untuk sesuatu yang sangat kuinginkan. Dia sebetulnya memberi tanda dengan keraguan yang kadang muncul, terbersit di hatiku. Tapi kekeraskepalaanku lebih dominan, aku berkeras menginginkannya. Dalam konsep eksistensialisku ketika itu, manusia hanya layak menjadi khalifah-Nya bila &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;self-determination&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;dalam hidupnya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Tahukah, Allah bergeming. Dia menawarkan yang lain..., beberapa yang lain. Sebetulnya Dia membujukku dengan sesuatu yang jauh lebih baik. Tapi aku enggan berkompromi. Ya, Allah... please, I know what I really want... Mungkin Dia tersenyum sambil menggeleng, seperti ketika seorang ibu atau ayah yang sabar menghadapi permintaan anaknya yang keras kepala.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Lalu, waktu berlalu. Aku melupakan inginku, karena waktu ternyata membuatnya memudar. Tak cukup penting lagi untuk muncul dalam doa-doaku kepada-Nya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Dan sebelas tahun berlalu sejak doa keras kepalaku itu. Allah membuktikan doaku sangat tak bijaksana. Dia memperlihatkan andai doaku dikabulkan, aku akan menyesalinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Aku membisikkan syukurku pada-Nya karena tak mengabulkan doaku. Aku bersyukur dengan cara ini Dia membimbingku ke dalam pengetahuan (yang menjadi) empiris, berserahlah pada-Nya yang memberimu hidup karena hanya Dia yang mengerti apa yang terbaik bagimu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-114819619955037365?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/114819619955037365/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=114819619955037365&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/114819619955037365'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/114819619955037365'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2006/05/doa-dan-syukurku.html' title='DOA DAN SYUKURKU'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-114741265969353893</id><published>2006-05-11T22:22:00.000-07:00</published><updated>2006-06-19T22:45:43.743-07:00</updated><title type='text'>Ahmadinejad</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Aku punya idola baru: Ahmadinejad.&lt;br /&gt;Tapi sejak merasa cukup dewasa aku tidak pernah lagi mengidolakan orang secara membabi-buta. Bila aku mengagumi Gus Dur, ya itu karena pemikirannya yang konsisten mengusung pluralitas, demokrasi dan egalitarianisme.  Aku menghormatinya untuk integritasnya dalam hal-hal itu, tapi aku tidak bertanggung jawab dong, dengan kelemahan-kelemahannya yang pasti ada sebagai manusia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dan Ahmadinejad, dia sangat layak dikagumi untuk keberanian dan kemerdekaan pikirannya. Dia berani menunjukkan kemerdekaan bangsanya dalam memilih cara untuk sejahtera. "Negara Iran kaya, budayanya, ekonominya, sumber daya manusianya, kami punya semua untuk memakmurkan bangsa kami. Mengapa kami perlu meminta izin negara lain untuk itu?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bravo!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"Bila nuklir itu baik dan bermanfaat sebagai sumber energi penting di masa depan, mengapa kami tidak boleh memanfaatkannya? Dan bila nuklir itu jahat, mengapa boleh dikuasai oleh negara-negara tertentu?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Cerdas!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kira-kira pemimpin kita ada yang mulas gak ya perutnya, mendengar pernyataan-pernyataan seperti ini? "Negara Anda tidak akan pernah berkembang bila memerlukan izin dari negara lain untuk berkembang". &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ah, mungkin tidak. Pemimpin kita sibuk mengibarkan bendera neo-lib dan tak peduli apakah rakyatnya mungkin untuk sejahtera. Pemimpin kita mabuk dengan persetujuan dari negara lain untuk setiap langkah kebijakannya tanpa menyadari adakah bukti kemerdekaan kita sebagai bangsa dan negara yang berdaulat. Kita bangsa yang sangat ingin dinilai baik oleh bangsa-bangsa berkuasa tanpa pernah mengerti betapa artifisial dan bodohnya kita karena itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-114741265969353893?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/114741265969353893/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=114741265969353893&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/114741265969353893'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/114741265969353893'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2006/05/ahmadinejad.html' title='Ahmadinejad'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-114691361140558263</id><published>2006-05-06T03:37:00.000-07:00</published><updated>2006-06-19T22:49:29.360-07:00</updated><title type='text'>R-I-N-D-U</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: right; color: rgb(153, 255, 255);"&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 255, 255);font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Ini Sabtu milikku. Takkan kubiarkan terusik rutinitas yang makin lama makin mematikan petualangan pikiranku. Bayangkan, aku harus membiarkan laporanku terlambat masuk ke donor hanya karena para bos tidak puas, ingin aku mengeksplorasi lebih dalam rangkaian penelitian yang telah dilakukan dalam program itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 255, 255);font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Apa sih yang baru dari &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 255, 255);font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;civil society&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 255, 255);font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt; Indonesia? Memang ada ruang yang lebih untuk mengedepankan aspirasi, ada kebebasan yang belakangan justru menjadi bibit anarkhi. Tapi pembelajaran yang diterima sebagian besar masyarakat tidak jauh beranjak, mereka tidak menyadari sepenuhnya proses yang terjadi. Sebagian yang lain muak dengan perebutan kekuasaan mendaki puncak yang dilakukan segelintir orang dengan mengatasnamakan rakyat.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 255, 255);font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Fakta menarik, dua minggu yang lalu aku berkunjung ke rumah seorang sahabat. Biasa, kita selalu terlibat percakapan yang menarik setiap kali ketemu. Dia menceritakan seorang kerabat jauh yang berstatus pegawai pemerintah mengemukakan pendapat bahwa dia harus memilih partai tertentu ketika Pemilu karena (siap-siaplah untuk mual...) partai itu yang menghidupinya selama ini. Please, gimana caranya sebuah partai bisa membiayai hidup pegawai negeri? Ngomong-ngomong, yang bilang itu seorang sarjana, lho!&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 255, 255);font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Ah, sudahlah. Ini Sabtuku. Aku tak ingin mengisinya dengan segala keruwetan dan keputusasaan. Aku cuma rindu. Rindu suasana kampus. Rindu belajar banyak hal dan merangkaikannya dalam pemahaman baru di kepalaku. Percayalah, belajar filsafat di kampus itu melenakan. Ketika membenturkannya pada realitas masyarakatmu yang jauh dari ideal, sungguh menyesakkan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 102, 0);font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:85%;" &gt;Aku masih rindu...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-114691361140558263?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/114691361140558263/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=114691361140558263&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/114691361140558263'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/114691361140558263'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2006/05/r-i-n-d-u.html' title='R-I-N-D-U'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-114619542833719980</id><published>2006-04-27T20:17:00.000-07:00</published><updated>2006-05-06T04:33:59.890-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1309/2035/1600/Reflection.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 227px;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1309/2035/320/Reflection.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 204, 255);"&gt;Laut adalah fenomena alam terindah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 204, 255);"&gt;Di sana ada keteduhan dan senyap tak bertepi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 204, 255);"&gt;Pada saat yang sama ada debur gelisah tak berkesudahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 204, 255);"&gt;Dan, jangan sekali-kali ragukan keperkasaannya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 204, 255);"&gt;Seperti hidup...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 204, 255);"&gt;Selalu ada titik berhenti untuk merenung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 204, 255);"&gt;Tapi bukan hidup bila tak ada skeptis dan gelisah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 204, 255);"&gt;Dan, bukankah setiap tantangan kan tertebus oleh waktu?&lt;/span&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-114619542833719980?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/114619542833719980/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=114619542833719980&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/114619542833719980'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/114619542833719980'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2006/04/laut-adalah-fenomena-alam-terindah-di.html' title=''/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-114569905881808121</id><published>2006-04-22T00:50:00.000-07:00</published><updated>2006-06-19T22:50:42.246-07:00</updated><title type='text'>P I L I H A N</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);font-family:trebuchet ms;" &gt;Aku meyakini hidup adalah rangkaian pilihan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);font-family:trebuchet ms;" &gt;Setiap pilihan memiliki konsekuensi, maka pilihlah pilihan dengan konsekuensi yang berani kau tanggung. Dan yang penting, pilihlah pilihan-pilihan itu dengan sepenuh kesadaran, karena setiap pilihan akan dipertanggungjawabkan kelak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);font-family:trebuchet ms;" &gt;Tapi melekatkan persoalan gender hanya kepada masalah pilihan seperti yang banyak dipahami orang, menurutku sangat tidak pada tempatnya dan terlalu menyederhanakan masalah. Hanya  manusia bebas yang punya pilihan. Dan hanya manusia bebas yang berkesadaran yang mampu membuat pilihan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;reasonable&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);font-family:trebuchet ms;" &gt;Maka bicara tentang pilihan pada perempuan terpelajar barangkali masih mungkin. Bila konstruksi budaya tidak berpihak padanya, kita boleh bilang: berjuang dong, kamu toh punya kapasitas untuk itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);font-family:trebuchet ms;" &gt;Tapi bicara pilihan pada perempuan miskin yang tak terjamah pendidikan (apalagi yang menginspirasi), hidup dalam konstruksi budaya patriarkhi, mendengar ceramah dari ustadz-ustadz tak tercerahkan dan bias gender, bicara pilihan pada mereka adalah zalim!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);font-family:trebuchet ms;" &gt;Ketika orang-orang yang sadar gender bicara kepada banyak orang, sebetulnya yang mereka inginkan bukanlah sekedar supaya diperlakukan lebih baik secara gender oleh orang-orang itu, bukan sedang curhat apalagi mengeluh. Please, jangan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;under-estimate&lt;/span&gt; begitu...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);font-family:trebuchet ms;" &gt;Tapi tujuannya adalah supaya sebanyak mungkin orang menyadari ada persoalan gender di masyarakat kita, kita menghirup nafas dalam ketimpangannya, pantaskah kita merasa nyaman dengan itu? Tujuan politisnya adalah supaya ketika ada sekelompok masyarakat berjuang mengawal kelahiran hukum positif yang berpihak pada perempuan, mereka didukung, bukannya malah dipertanyakan. Karena bagaimana pun dalam politik pembentukan opini dan mobilisasi massa itu penting ketika kau tak punya kekuasaan laten untuk mempengaruhi kebijakan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);font-family:trebuchet ms;" &gt;Secara individual tujuannya agar semua orang sadar gender dan memperlakukan perempuan dan anak-anak yang menjadi bagian dari hidup mereka dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;insight&lt;/span&gt; baru itu sehingga pada akhirnya konstruksi budaya yang salah bisa berakhir...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);font-family:trebuchet ms;" &gt;Aku sepakat persoalan gender harus dimulai dari perempuan itu sendiri dalam memilih perlakuan seperti apa yang pantas bagi kemanusiaannya. Tapi ingat, dalam sebuah konstruksi budaya patriarkhi diajarkan juga kepada para perempuan itu bagaimana dia seharusnya menempatkan diri, didefinisikan posisinya untuk menjadi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;second sex&lt;/span&gt;. Posisi yang sesungguhnya merendahkan kepenuhan kemanusiaannya, tapi dibujuk dengan menggunakan sifat-sifat yang mulia. Apakah sebutan mulia bisa diberikan pada sesuatu yang juga bodoh dan dihinakan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Contradictio in terminis&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);font-family:trebuchet ms;" &gt;Pernah seorang kenalan yang dosen perempuan bercerita tentang seorang perempuan yang terpaksa menjadi buruh cuci pakaian karena suaminya menikah lagi dan tak menafkahi keluarganya. Institusi tempat suaminya bekerja bisa saja dilibatkan dan sebagian penghasilan suaminya akan disampaikan institusi itu kepadanya untuk membiayai anak mereka. Tapi dia tidak melakukannya, karena itu juga berarti karir suaminya tamat dan bagaimana dia akan mendengar bisik-bisik tetangga? Si dosen di akhir ceritanya berkomentar, "...begitulah mulianya perempuan". Aku menjawab singkat, "Itu bodoh, bukan mulia".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);font-family:trebuchet ms;" &gt;Bahkan seorang dosen perempuan yang pastinya cukup berpendidikan pun bisa punya penilaian demikian. Rantai konstruksi budaya inilah yang perlu diputus secara eksternal, melalui hukum positif dan pendidikan yang mencerahkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 102);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);"&gt;*untuk menjawab seorang teman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-114569905881808121?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/114569905881808121/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=114569905881808121&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/114569905881808121'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/114569905881808121'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2006/04/p-i-l-i-h-n.html' title='P I L I H A N'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-114414911596355943</id><published>2006-04-04T04:05:00.000-07:00</published><updated>2006-06-19T22:51:36.236-07:00</updated><title type='text'>KECEWA</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Button, kau orang yang pasti mengerti apa artinya kecewa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);font-size:85%;" &gt;Tapi tahukah, ada yang jauh lebih kecewa di sisi hidup yang lain.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);font-size:85%;" &gt;Kehilangan orang yang mereka cintai tiba-tiba, selamanya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);font-size:85%;" &gt;Ditinggalkan sendiri di kolong jempatan menjemput ajal oleh anaknya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);font-size:85%;" &gt;Dianiaya oleh orang yang mengaku mencintai.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);font-size:85%;" &gt;Dihujat justru ketika mereka menjadi korban....&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);font-size:85%;" &gt;Maka, kecewa karena lelah memutari 57 lap tapi gagal finis&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);font-size:85%;" &gt;menjadi tak seberapa, bukan?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-114414911596355943?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/114414911596355943/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=114414911596355943&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/114414911596355943'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/114414911596355943'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2006/04/kecewa.html' title='KECEWA'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-114360330370335892</id><published>2006-03-28T18:47:00.000-08:00</published><updated>2006-06-19T22:52:31.630-07:00</updated><title type='text'>Person Without Specialization</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);font-family:lucida grande;" &gt;Ketika akan menulis proposal penelitian untuk tugas akhirku dulu, dengan kalap kubaca berbagai literatur yang sebenarnya satu sama lain berada di percabangan filsafat yang berbeda. Kenapa? Cuma satu jawabnya, bagiku semuanya menarik. Sampai seorang dosen menegurku, 'kamu harus menentukan pilihan sejak awal, waktumu tidak akan cukup untuk mempelajari semuanya'.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);font-family:lucida grande;" &gt;Hm, sebetulnya masalahnya klasik. I'm a person without specialization. Sepanjang sejarah persekolahanku, aku senang matematika, menikmati fisika, gemar biologi, suka pelajaran sosial dan hikmat sekali kalau baca buku-buku humaniora di perpus sekolah. Sulit sekali bila harus memutuskan yang mana yang lebih menarik karena sejak dini aku tidak dikenalkan konsep (syukurlah) ada ilmu yang lebih penting, lebih bergengsi, dst. Dan, kuliah di fakultas filsafat tidak membantuku sama sekali untuk memfokuskan minat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);font-family:lucida grande;" &gt;Di situ aku mendapatkan mulai dari logika, kosmologi dan semua percabangan filsafat; filsafat moral (etika), filsafat bahasa, filsafat sosial politik, filsafat hukum, filsafat ketuhanan juga filsafat keindahan. Benar-benar tidak membantu mahasiswa sepertiku untuk mulai memilih pojok dunia yang akan kegeluti. Hm, karena dengan masygul sekarang harus kuterima kenyataan, hanya spesialisasi yang memungkinkan orang cepat mencapai puncak karir di zaman ini. Dulu dosenku suka berkelakar, 'sebentar lagi akan ada dokter spesialis telinga kiri'. :-)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);font-family:lucida grande;" &gt;Aku tidak menganggap spesialisasi itu buruk. Terlalu banyak hal yang telah mampu disingkap ilmu membuat terlalu sulit untuk bisa memahami dengan baik semuanya sekaligus. Tapi sebaliknya yang harus diwaspadai, sekelumit realitas yang kita pahami dengan sangat baik tentu saja tidak memadai untuk mengerti realitas hidup yang kompleks. Karena itu misalnya, sangat sulit berdiskusi --secara cerdas-- diantara orang-orang dengan latar keilmuan berbeda saat ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);font-family:lucida grande;" &gt;Banyak intelektual karenanya menyerukan perlunya studi interdisipliner, cara pandang yang melintasi batas ilmu-ilmu. Tentu saja agar kita bisa memahami segalanya secara holistik dan komprehensif sebelum mengimplementasikannya secara parsial keilmuan kita. Bila cara pandang ini tercapai tentunya tidak perlu lagi antar departemen di pemerintahan saling tumpang tindih mengeluarkan kebijakan. Tidak perlu lagi kita berdebat panjang di milis tanpa simpulan dan akhirnya menyesal karena wasted time...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 102);font-family:lucida grande;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;Tanpa cara pandang holistik kita takkan pernah mensinergikan potensi bersama untuk sesuatu yang lebih besar. Juga bangsa ini. Penyelesaian masalah yang segmented akan menjadi tambal sulam tanpa berhasil membangun kejayaan bangsa yang sesungguhnya. Tidak saja secara fisik dengan tata kehidupan yang lebih tertib dan nyaman, terutama takkan pernah sampai pada tata moral kolektif yang luhur. Harusnya kita semua merasa sangat malu ketika PM Korea Selatan memilih mundur dan meminta maaf berkali-kali kepada rakyatnya hanya karena dikritik bermain golf dengan seorang yang mempunyai catatan kriminal dimasa lalunya pada hari pertama pemogokan buruh KA. Sedangkan kita, memamerkan wajah ceria para koruptor di TV lengkap dengan  mobil dan jam tangan mewahnya serta keberhasilan pengadilan memberi putusan bebas pada mereka....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-114360330370335892?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/114360330370335892/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=114360330370335892&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/114360330370335892'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/114360330370335892'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2006/03/person-without-specialization.html' title='Person Without Specialization'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-114241395273671931</id><published>2006-03-15T00:45:00.000-08:00</published><updated>2006-06-19T22:53:49.763-07:00</updated><title type='text'>Musim Ini Bermula di Sakhir</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255); font-weight: bold;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Tak terasa musim F1 racing tahun ini telah dimulai. Uih, ada tontonan menarik lagi nih tiap minggu selain sepakbola yang tiap kali harus menggerutu melihat tampilan The Real yang makin payah saja. Dah pake begadang segala lagi... :-(&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Aku gak bisa nonton kualifikasi Sabtu kemarin, tapi balapannya bener-bener salah satu yang cukup oke ditonton. Balapan Sakhir, diluar fakta Villeneuve yang exit karena mengeluarkan api dan Massa yang slip sendiri, tergolong mulus dan banyak banget aksi-aksi yang menggemaskan, head to head dan  strategi pit stop yang presisinya luar biasa. Meski Alonso menang (lagi-lagi lucky dan didukung team yang oke banget!) dan membuktikan diri melawan Schumi yang menjadi runner up, aku sih tetap angkat topi untuk Kimi yang mengawali balapan dari posisi paling buncit tapi bisa tetap podium! Wha, kayaknya ini rekor baru deh, 19 grid!&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Trus, aksinya Nico Rosberg... Wuih, balapan pertama F1-nya lho, dah bisa dapat poin, fastest lap lagi... Gak mau kalah rupanya dengan sang ayah. Lalu, ada Button juga kan, yang jarang-jarang segigih itu dan menempatkan diri di posisi ke empat. Montoya? So, so lah... like as usual... ;-)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0);font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);font-size:85%;" &gt;Musim ini F1 racing kayaknya bakalan seru abis. Ada Alonso yang pengen buktiin kalo gelar tahun lalu gak cuma kebetulan, ada Schumi yang pastinya pengen ninggalin kenangan indah (eh, juara..). Lalu, my favorite cool man, Kimi Raikkonen. :-) Jangan anggap enteng, ya! Trus, di level berikutnya ada Button, Klien, Rosberg, JPM.  Hm, Sabtu-Minggu akan makin berwarna....&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-114241395273671931?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/114241395273671931/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=114241395273671931&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/114241395273671931'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/114241395273671931'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2006/03/musim-ini-bermula-di-sakhir.html' title='Musim Ini Bermula di Sakhir'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-114224131859853967</id><published>2006-03-13T00:19:00.000-08:00</published><updated>2006-06-19T22:38:14.533-07:00</updated><title type='text'>Mabit La Tahzan</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);"&gt;Sabtu-Minggu kemarin mabit La Tahzan-ku yang pertama karena memang baru sebulan belakangan aku bergabung.  Ekspektasiku tak banyak tadinya, belajar Islam sambil menginap dengan bonus udara luar kota yang bersih.  Semua tentu tahu udara bersih adalah barang langka di Jakarta, jadi membayangkan mengisi paru-paru dengan udara pedesaan, hmm, rasanya sebuah kemewahan yang pantas ditunggu-tunggu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);"&gt;Tapi alhamdulillah, apa yang kudapatkan jauh melebihi itu. Selama ini aku suka dituduh terlalu serius dan sulit diajak bercanda, sebetulnya itu tidak sepenuhnya benar, tergantung bercandanya seperti apa. Hm, beberapa kali mengikuti pengajian Rabu malam, sudah terlihat komunitas yang santun ini punya &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 255, 255);"&gt;sense of humour&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);"&gt; yang cerdas dan terbukti berinteraksi dengan teman-teman baruku ini di mabit, aku beberapa kali kaget dengan suara tawaku sendiri, benarkah selepas itu? :-))&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 102);"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);"&gt;Lalu pengajian yang dibawakan Ustadz Rusli, menyegarkan kembali pemahaman agamaku, menyentilku untuk lebih rajin mencari jawab setiap &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 255, 255);"&gt;gelisah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);"&gt; pada dua warisan maha dahsyat, Al-Quran dan Hadist. Pendekatan keislaman beliau juga mencerahkan bagiku karena berbeda dan cerdas. Selama ini keengananku mengikuti pengajian lebih disebabkan para ustadz yang suka mengesankan Islam sebagai institusi yang rigid dan kaku sehingga mengeliminasi kemampuan manusia untuk secara kritis dan cerdas mengelaborasi pemahaman dan mengimplementasikan Islam dalam berbagai tantangan kemanusiaan. Islam toh agama sepanjang zaman, sehingga ayat-ayat Allah itu bukanlah teks mati yang kehilangan makna pada konteks peradaban yang berbeda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);"&gt;Benar. Mabit La Tahzan adalah pengalaman keberagamaanku yang terbaru. Penuh berisi penyegaran pemahaman, persaudaraan, kepedulian dan tawa dari gurauan yang cerdas. Terima kasih ya Rabb, telah memberiku kesempatan untuk berada dalam komunitas ini. Semoga ke depan perjalanan spiritual kami semakin mendekati kebenaran-Mu.&lt;br /&gt;Amin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-114224131859853967?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/114224131859853967/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=114224131859853967&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/114224131859853967'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/114224131859853967'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2006/03/mabit-la-tahzan.html' title='Mabit La Tahzan'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-114119218188176779</id><published>2006-02-28T21:46:00.000-08:00</published><updated>2006-05-07T23:19:37.443-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 153, 153); font-weight: bold;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Kuingin, cinta tak  bersyarat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 153, 153); font-style: italic; font-weight: bold;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Kasih bening dari palung hati&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 153, 153); font-style: italic; font-weight: bold;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;untuk mengerti dan memberi.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 153, 153); font-weight: bold;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Maafkan, bila inginku bersyarat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-114119218188176779?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/114119218188176779/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=114119218188176779&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/114119218188176779'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/114119218188176779'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2006/02/kuingin-cinta-tak-bersyarat.html' title=''/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-114061927404422848</id><published>2006-02-22T06:29:00.000-08:00</published><updated>2006-06-19T22:56:46.076-07:00</updated><title type='text'>Liebst du um Schonheit</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1309/2035/1600/OneFlower3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 275px; height: 207px;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1309/2035/320/OneFlower3.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-style: italic;font-size:130%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-style: italic;font-size:130%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;H&lt;/span&gt;m....,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Abis nonton konser klasik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mozart&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Schumann&lt;/span&gt; oleh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sonja Van Lier&lt;/span&gt; (soprano) dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Vaughan Schlepp&lt;/span&gt; (piano).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Hm....,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Seperti menikmati coklat enak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;sedikit demi sedikit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Thanks God&lt;/span&gt;, untuk kesempatan ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left; color: rgb(255, 204, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255); font-style: italic;"&gt;Liebst du um liebe, o ja - mich liebe!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255); font-style: italic;"&gt;Liebe mich immer, dich lieb' ich immerdar!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-114061927404422848?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/114061927404422848/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=114061927404422848&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/114061927404422848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/114061927404422848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2006/02/liebst-du-um-schonheit.html' title='Liebst du um Schonheit'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-114035484211511651</id><published>2006-02-19T04:55:00.000-08:00</published><updated>2006-06-19T22:58:08.856-07:00</updated><title type='text'>Nelangsaku dan Aceh</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153);font-family:trebuchet ms;" &gt;Pernah kulalui dua hari penuh nelangsa tanpa sebab yang jelas. Tak ada ingin untuk menceriai hari dengan senyum sekali pun dan ada resah yang senantiasa menggelayut.&lt;br /&gt;Pada hari ketiga kutelusuri mengapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153);font-family:trebuchet ms;" &gt;Aku diberi seorang teman aktivis  buku berisi testimoni dua gadis Aceh yang diculik TNI dan kemudian menjadi pelayan sekaligus budak seks mereka selama dua bulan. Betapa hidup mereka yang tadinya berisi keriangan dan canda di depan rumah dengan keponakan, harus tersuruk tak berbentuk karena sebuah tanya "dimana GAM?". Gelengan kepala yang dibalas tamparan, berakhir dengan diseretnya mereka ke dalam penculikan biadab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153);font-family:trebuchet ms;" &gt;Bagiku selalu ada keterikatan emosional mendalam pada Aceh dan pergulatan politik di sana yang justru merampas hak-hak rakyat sipil. Seperti hatiku yang teriris ketika mendengar berita pertama dari BBC tentang berondongan peluru yang melumatkan Tengku Bantaqiah dan para santrinya yang dijejerkan di sebuah lapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153);font-family:trebuchet ms;" &gt;Dan tsunami sungguh-sungguh membuatku menangis....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153);font-family:trebuchet ms;" &gt;Pernah kuberdebat sengit dengan seorang teman berpandangan militeristik, pada katanya yang membuatku sangat gusar,"...sebetulnya yang dipertahankan dari Aceh tanahnya yang kaya, bukan orang-orangnya yang keras kepala". Aku sempat terdiam saking kagetnya. Bagiku selamanya lebih bernilai nyawa manusia dibanding ciptaan Tuhan lainnya, apapun itu. "Lalu menurutmu manusianya bisa dibuang ke laut?!".&lt;br /&gt;Dan itulah pertemuan terakhirku dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153);"&gt;Lalu ketika tsunami itu, aku sungguh-sungguh merasa adalah tangan Tuhan yang menjemput saudara-saudaraku di sana. Agar terbasuh semua luka, airmata dan derita.... Kini, inginku agar perdamaian sungguh hadir di bumi rencong dan semua nelangsa itu pergi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-114035484211511651?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/114035484211511651/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=114035484211511651&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/114035484211511651'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/114035484211511651'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2006/02/nelangsaku-dan-aceh.html' title='Nelangsaku dan Aceh'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-113957804260730509</id><published>2006-02-10T05:21:00.000-08:00</published><updated>2006-05-06T04:42:01.603-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1309/2035/1600/daun%20jatuh.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1309/2035/320/daun%20jatuh.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right; color: rgb(102, 102, 102);"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);"&gt;Langkahku ringan menapaki trotoar itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);"&gt;Meski bising dan polutif, aku sedang sibuk dengan pikiranku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);"&gt;Tapi semua buyar seketika.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);"&gt;Sesosok tubuh setengah telanjang penuh debu, melata menghalangi jalanku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);"&gt;Melata, karena dia tertelungkup dan membentangkan kedua tangannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);"&gt;Kutertegun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);"&gt;Tak tahu harus apa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);"&gt;Pepat sudah penjelasan untuk hidup yang tengah diarunginya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);"&gt;Kuberanjak pergi dengan rasa benci.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);"&gt;Pada diriku yang tak bisa berbuat banyak untuk luka di sekujur hidup sesamaku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);"&gt;Juga muak pada dunia yang berlari membawa pengendara mobil setengah milyar berlalu-lalang di depannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);"&gt;Langkahku terasa berat di sisa trotoar itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-113957804260730509?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/113957804260730509/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=113957804260730509&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/113957804260730509'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/113957804260730509'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2006/02/langkahku-ringan-menapaki-trotoar-itu.html' title=''/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-113911699750389925</id><published>2006-02-04T20:53:00.000-08:00</published><updated>2006-06-19T22:59:00.380-07:00</updated><title type='text'>S A H A B A T</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);"&gt;Sobat, apa kabarmu di sana?                                                                                              &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="color: rgb(51, 102, 255); text-align: left;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);"&gt;Sekian tahun terpisah oleh jarak, bukankah tak pernah kita benar-benar berpisah... Ada email, ada sms, ada telpon.&lt;br /&gt;Dan bukankah hati kita tetap dekat? :-)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);"&gt;Dulu, perkenalan kita diawali oleh tanyaku yang tergesa karena merasa terlambat, dosennya belum datang, ya? Belakangan kau bilang, untung aku menegur lebih dulu waktu itu karena sulit bagimu untuk memulai percakapan denganku. Masa sih? Heranku tak habis pikir. Katamu lagi, aku tipe perempuan yang menimbulkan rasa segan. Seolah selalu punya tujuan dengan apa yang kulakukan dan karenanya bahasa tubuhku berkata, jangan coba-coba mengusik dengan hal tak penting. Ha ha.... ada-ada saja.&lt;br /&gt;Tapi mungkin ada benarnya, buktinya ketika aku bertualang ke Bali selama dua minggu atau pulang ke rumah menyeberangi laut sendirian, tak ada orang iseng yang berani jail. Aman... :-)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);"&gt;Sejak itu kau adalah sahabat terbaikku. Kau mengenal dan memahamiku dengan sangat baik, begitu pun sebaliknya. Walau kadang pengenalanmu tentangku membuatku heran; oya, aku begitu? Ha ha... Aku sadar, kadang perlu orang lain untuk menilai diri kita. Dan seorang sahabat adalah yang terbaik untuk itu, yang akan mengatakan sejujurnya juga hal yang tak ingin kita dengar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);"&gt;Kedekatan kita juga sempat membuat teman kampus berkasak-kusuk. Ingat? Andai mereka tahu, kamu justru pernah menjadi kurir ketika aku mengirim puisi pada seorang cowok. Ha ha...heran juga, aku pernah sekonyol itu, ya...&lt;br /&gt;Waktu itu kamu bilang, dia tidak pantas menerimanya,  dia tidak mengenalku yang sebenarnya dan tidak berniat untuk memahami orang lain selain dirinya. Kamu benar, meski aku sempat keras kepala, waktu akhirnya membuktikan kalau kamu benar, sobat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);"&gt;Kau tahu, ada masa ketika aku rindu sekali berbincang bebas denganmu, tanpa dibatasi pulsa! :-) Bukankah kita biasa mendiskusikan apa saja dulu? Kita pernah merumuskan apa yang harus kita capai dalam hidup, kita berdebat, menyisihkan hal yang tak perlu dan bersepakat. Kita juga pernah mendiskusikan fakta-fakta kehidupan yang sering disalahtafsirkan, atau mencari kemungkinan penafsiran baru. Kita pun pernah membincangkan; apa ya, yang sedang dilakukan Tuhan saat ini?&lt;br /&gt;Namun kau juga ingat kan, kita sering tak sepakat terutama bila menyangkut akhir kehidupan karena memang kita berangkat dari sandaran religius yang berbeda, tapi kita senantiasa saling menghormati karena sadar perbedaan itu memperkaya pemahaman, media belajar dari-Nya untuk menjadi arif, bukan untuk saling melukai.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);"&gt; Hhh... sering bila tak sengaja tercebur dalam diskusi berkepanjangan di milis dengan teman-teman dari latar keilmuan berbeda (sst, kadang terasa seperti debat kusir...), aku sungguh sangat merindukanmu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);"&gt;Mungkin benar, sobat, kau adalah saudaraku dalam kehidupan sebelumnya. Kita takkan pernah menjadi pasangan karenanya, tapi kau tahu yang lebih berarti? Menyadari aku memiliki sahabat sepertimu. Andai aku harus menempuh hidup ini sendiri tanpa seorang pun mendukung pilihan keputusanku, aku tahu, aku bisa mengandalkanmu...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 102);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);"&gt;*setelah telpon tengah malam kita... :-)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-113911699750389925?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/113911699750389925/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=113911699750389925&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/113911699750389925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/113911699750389925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2006/02/s-h-b-t.html' title='S A H A B A T'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-113869891965340629</id><published>2006-01-30T23:54:00.000-08:00</published><updated>2006-06-19T23:00:19.316-07:00</updated><title type='text'>Djokdja</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255); font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;kembali ke sini seperti pulang dari pengembaraan yang melelahkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255); font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;seperti melabuhkan sementara gelisah akan dunia yang berlari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255); font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;waktu berjalan lambat di kota ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255); font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;berdetak seirama degup jantung warga yang tak pernah tergesa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255); font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;senantiasa menenangkan dalam keteduhan almamater&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255); font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;menentramkan jiwa yang gundah dalam pencarian kebenaran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255); font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;selalu menerbitkan kenangan menyusuri jalan-jalanmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255); font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;selamanya, tak pernah terasa asing di sini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-113869891965340629?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/113869891965340629/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=113869891965340629&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/113869891965340629'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/113869891965340629'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2006/01/djokdja.html' title='Djokdja'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-113836279324838833</id><published>2006-01-27T03:41:00.000-08:00</published><updated>2006-06-19T23:02:20.536-07:00</updated><title type='text'>Kesadaranku dan Hatun</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;Aku tak mengenal Hatun, berita tentangnya juga luput dariku. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;Tapi membaca tulisan Goenawan Mohamad &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;(Tempo, medio Desember 2005) tentangnya &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;menyentakkan kesadaranku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;Betapa banyak perempuan yang dikekang kebebasannya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;menjadi manusia atas nama adat, agama dan kehormatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;Apakah perempuan itu properti sehingga bisa dipaksa menikah, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;terpaksa bercerai ketika hamil dan dibunuh ketika&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;dianggap "mempermalukan" keluarga?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;Apa yang salah dengan dunia ini, wahai Rabb....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;Mereka menghinakan keberadaan kaum yang melahirkan&lt;br /&gt;dan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt; membuat mereka menghirup nafas kehidupan....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;Terlalu banyak pekerjaan rumah bila begini,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 102);"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;aku kadang letih, harus memulainya darimana....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 102);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-113836279324838833?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/113836279324838833/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=113836279324838833&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/113836279324838833'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/113836279324838833'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2006/01/kesadaranku-dan-hatun.html' title='Kesadaranku dan Hatun'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-113773380704740428</id><published>2006-01-19T21:03:00.000-08:00</published><updated>2006-05-08T01:16:49.160-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1309/2035/1600/photo%20by%20husni4%20%28tiga%20kuntum%29.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 193px; height: 275px;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1309/2035/320/photo%20by%20husni4%20%28tiga%20kuntum%29.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);font-family:lucida grande;font-size:85%;"  &gt;Kau tahu artinya menjadi masa lalu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);font-family:lucida grande;font-size:85%;"  &gt;Diingat karena adalah pembelajaran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);font-family:lucida grande;font-size:85%;"  &gt;Dikenang untuk menghargai sekarang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);font-family:lucida grande;font-size:85%;"  &gt;Ditertawakan karena proses pendewasaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);font-family:lucida grande;font-size:85%;"  &gt;Dilupakan karena mungkin memalukan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);font-family:lucida grande;font-size:85%;"  &gt;            tapi sungguh, lebih karena tak perlu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);font-family:lucida grande;font-size:85%;"  &gt;Kau, adalah masa laluku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-113773380704740428?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/113773380704740428/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=113773380704740428&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/113773380704740428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/113773380704740428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2006/01/kau-tahu-artinya-menjadi-masa-lalu.html' title=''/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-113747754940118878</id><published>2006-01-16T21:20:00.001-08:00</published><updated>2006-06-19T23:03:49.730-07:00</updated><title type='text'>Aku dan Soros tentang Popper</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);font-family:verdana;" &gt;Apa yang membedakan seorang pembelajar filsafat sepertiku dengan Soros ketika belajar pemikiran Karl Raimund Popper? Aku bolak-balik membahas pemikiran Popper, menuliskannya dalam beberapa makalah, baik ketika menjadi tugas kuliah epistemologi maupun filsafat sejarah. Semua itu hanya membuahkan ijazah dan transkrip nilai yang boleh dibilang, hm, baguslah. :-)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Okelah, tentunya ada yang mengendap di pundi kesadaran intelektualku juga. Bahwa secara epistemologis manusia mesti, kudu banget, open-mind terhadap perubahan, karena setiap teori atau ilmu hanyalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pr&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(102, 255, 255);"&gt;oblem solving &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;tentatif&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt; yang dimiliki manusia. Pada akhirnya setiap teori, ilmu dan pemahaman akan menemukan falsifikasinya dalam realitas. Jadi tidak perlu keras kepala (bisa berbentuk &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(102, 255, 255);"&gt;fanatism&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(102, 255, 255);"&gt;extremis&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;m, atau sejenisnya), karena kebenaran maksimal yang bisa diraih makhluk nisbi bernama manusia itu hanya berupa kebenaran intersubjektif, semacam horizon yang kita lihat, kita komunikasikan dan kita sepakati bersama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;Secara religius, aku punya keyakinan yang sejalan dengan itu. Bahwa Allah memberi kesempatan hidup kepada setiap manusia untuk memperbaiki pemahaman kolektif terhadap realitas dan mewarnai peradaban (yang khas manusia) menjadi semakin baik dan lebih baik lagi. Menjadikan masa hidupnya sebagai waktu belajar dan meninggalkan 'tradisi' kemanusiaan yang lebih cerdas dan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(102, 255, 255);"&gt;responsible &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;bagi generasi berikutnya. Bukankah setiap manusia itu adalah khalifah?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);"&gt;Nah, bagaimana bila seorang Soros yang belajar Popper? Soros mengenal Popper di &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 204);"&gt;London School of Economics&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);"&gt;, belajar darinya tentang ketidaksempurnaan dan ketidakpastian realitas kemudian merumuskan konsep dan visinya sendiri tentang "&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 204);"&gt;open society&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);"&gt;". Tidak ada masyarakat yang sempurna dan "selesai", semua masyarakat terbuka untuk sebuah perbaikan. Lalu dengan modal milyaran dollar US dari bisnisnya di foreign exchange dia mendirikan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 204);"&gt;Open Society Institute&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);"&gt;, menularkan pemahamannya itu melalui yayasan filantropinya di seluruh dunia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);"&gt;Bagiku pribadi, sulit untuk tidak menghormati orang yang berhasil menjadi manusia otentik yang punya integritas. Tidak peduli sandaran religiusnya, menurutku hanya &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 204);"&gt;integrated person&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);"&gt; yang punya jawaban lengkap yang konsisten bila hidup pada akhirnya harus dipertanggungjawabkan kepada Pemiliknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);"&gt;So, aku bisa apa dengan perkenalan intelektualku dengan Popper? Membaca Soros, makin merasa sangat egois bila hanya mengalami &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 204);"&gt;intellectual orgasmic&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);"&gt; sendirian setiap kali menemukan pemahaman baru dari pembacaan terhadap realitas. :-(&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);"&gt;Realitas yang kita hidupi bersama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Jan 15, 2006; setelah membaca interview Maria H dengan George Soros di Kompas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-113747754940118878?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/113747754940118878/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=113747754940118878&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/113747754940118878'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/113747754940118878'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2006/01/aku-dan-soros-tentang-popper.html' title='Aku dan Soros tentang Popper'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-113695871486386149</id><published>2006-01-10T21:41:00.000-08:00</published><updated>2006-05-08T01:19:08.766-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1309/2035/1600/photo%20by%20husni%20%28pagi%20di%20bromo%29.1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 315px; height: 207px;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1309/2035/320/photo%20by%20husni%20%28pagi%20di%20bromo%29.1.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153); font-style: italic; font-family: arial;font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-size:85%;" &gt;Kau berakhir sebelum bermula&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255); font-style: italic; font-family: arial;font-family:courier new;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255); font-style: italic; font-family: arial;font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;Berawal dari keyakinan penuh kabut&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255); font-style: italic; font-family: arial;font-family:courier new;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255); font-style: italic; font-family: arial;font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;Benar, aku melihat dari kejauhan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255); font-style: italic; font-family: arial;font-family:courier new;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255); font-style: italic; font-family: arial;font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;Mountain is not blue, honey....&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255); font-style: italic; font-family: arial;font-family:courier new;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255); font-style: italic; font-family: arial;font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;Kucari rasa &lt;font&gt;entah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255); font-style: italic; font-family: arial;font-family:courier new;font-size:85%;"  &gt; yang harusnya ada&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255); font-style: italic; font-family: arial;font-family:courier new;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255); font-style: italic; font-family: arial;font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;Nothing&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255); font-style: italic; font-family: arial;font-family:courier new;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255); font-style: italic; font-family: arial;font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;Belum kutemukan mengapa&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255); font-style: italic; font-family: arial;font-family:courier new;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255); font-style: italic; font-family: arial;font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 255);"&gt;ternyata tak mengapa....&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153); font-style: italic; font-family: arial;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255); font-style: italic; font-family: arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-113695871486386149?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/113695871486386149/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=113695871486386149&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/113695871486386149'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/113695871486386149'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2006/01/kau-berakhir-sebelum-bermula-berawal.html' title=''/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-113661320282987163</id><published>2006-01-06T21:43:00.000-08:00</published><updated>2006-05-08T00:04:35.210-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 153, 153);font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);font-size:85%;" &gt;Buddhist wise men say that&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 204, 204);font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;the path to spiritual fulfillment&lt;br /&gt;lies &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 204, 204);font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;in knowing &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 204, 204);font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;how to build a healthy ego&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 204, 204);font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;while at the same time &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 204, 204);font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;developing a part of oneself &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 204, 204);font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;completely foreign to the ego&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 153, 153);font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-113661320282987163?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/113661320282987163/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=113661320282987163&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/113661320282987163'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/113661320282987163'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2006/01/buddhist-wise-men-say-that-path-to.html' title=''/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-113644895712447447</id><published>2006-01-05T00:06:00.000-08:00</published><updated>2006-01-05T00:37:42.086-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a style="font-family: webdings;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1309/2035/1600/photo%20by%20husni%20%28KEMARAU%29.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 217px; height: 271px;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1309/2035/320/photo%20by%20husni%20%28KEMARAU%29.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:lucida grande;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:180%;" &gt;K E M A R A U&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 204, 204);"&gt;what's a word for?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 153);"&gt;This picture created by Husni&lt;br /&gt; Thanks a lot.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-113644895712447447?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/113644895712447447/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=113644895712447447&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/113644895712447447'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/113644895712447447'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2006/01/k-e-m-r-u-whats-word-for-this-picture.html' title=''/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-113621258978985463</id><published>2006-01-02T06:17:00.000-08:00</published><updated>2006-05-07T20:43:43.876-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: center;font-family:webdings;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153); font-family: lucida grande;font-size:85%;" &gt;Sabtu pagi itu aku tak berniat merayakan tahun baru,&lt;br /&gt;bagiku itu hanya penggalan besar waktu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153); font-family: lucida grande;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153); font-style: italic; font-family: lucida grande;font-size:85%;" &gt;Aku punya dua pilihan melewatkan malam&lt;br /&gt;penanda bergantinya kalender masehi itu. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153); font-family: lucida grande;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153); font-style: italic; font-family: lucida grande;font-size:85%;" &gt;Bersama karibku di Bogor yang menjanjikan barbeque&lt;br /&gt;atau muhasabah di masjid Baitul Ikhsan. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153); font-family: lucida grande;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153); font-style: italic; font-family: lucida grande;font-size:85%;" &gt;Aku menghubungi seorang teman yang barangkali masih mungkin&lt;br /&gt;menemani katarsis dalam qiyamul lail,  &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153); font-family: lucida grande;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153); font-style: italic; font-family: lucida grande;font-size:85%;" &gt;sudah terlambat untuk membuat janji dengan sobat lainnya.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153); font-family: lucida grande;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153); font-style: italic; font-family: lucida grande;font-size:85%;" &gt;Teman itu meminta maaf karena memilih agenda yang lain. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153); font-family: lucida grande;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153); font-style: italic; font-family: lucida grande;font-size:85%;" &gt;Aku tak kecewa, bahkan mengatakan mungkin aku akan ke Bogor&lt;br /&gt;untuk tak membuatnya merasa bersalah.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153); font-family: lucida grande;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153); font-style: italic; font-family: lucida grande;font-size:85%;" &gt;Dorongan untuk menghambakan diri kepada-Nya begitu besar. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153); font-family: lucida grande;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153); font-style: italic; font-family: lucida grande;font-size:85%;" &gt;Aku berangkat menjelang magrib. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153); font-family: lucida grande;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153); font-style: italic; font-family: lucida grande;font-size:85%;" &gt;Sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153); font-style: italic; font-family: lucida grande;font-size:85%;" &gt;Tapi kutemukan begitu banyak saudara seiman di sana,&lt;br /&gt;yang membuatku merasakan kesejukan dan damai tak terbahasakan. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153); font-family: lucida grande;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153); font-style: italic; font-family: lucida grande;font-size:85%;" &gt;Indahnya menyaksikan jiwa-jiwa yang merindukan Khaliknya. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153); font-family: lucida grande;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153); font-style: italic; font-family: lucida grande;font-size:85%;" &gt;Subhanallah.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153); font-family: lucida grande;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153); font-style: italic; font-family: lucida grande;font-size:85%;" &gt;Aku tak berniat merayakan tahun baru,&lt;br /&gt;bagiku itu hanya penggalan besar waktu. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153); font-family: lucida grande;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 0); font-style: italic;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153); font-family: lucida grande;font-size:85%;" &gt;Tapi benar bila dikatakan aku mengambil momentum itu&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153); font-family: lucida grande;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153); font-family: lucida grande;font-size:85%;" &gt;untuk melihat ke dalam diri dan tersedu dalam sujudku.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153); font-family: lucida grande;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153); font-family: lucida grande;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-113621258978985463?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/113621258978985463/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=113621258978985463&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/113621258978985463'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/113621258978985463'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2006/01/sabtu-pagi-itu-aku-tak-berniat.html' title=''/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-113611701814570507</id><published>2006-01-01T03:56:00.000-08:00</published><updated>2006-05-07T21:16:08.046-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(102, 102, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 204);font-family:lucida grande;font-size:85%;"  &gt;ada masaku&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 204);font-family:lucida grande;font-size:85%;"  &gt;ketika menemui-Mu dengan cinta&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 204);font-family:lucida grande;font-size:85%;"  &gt;     yang diajarkan kepadaku&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 204);font-family:lucida grande;font-size:85%;"  &gt;keterpesonaan naif&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 204);font-family:lucida grande;font-size:85%;"  &gt;     karena begitu mudahnya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 204);font-family:lucida grande;font-size:85%;"  &gt;kemudian Kau tetapkan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 204);font-family:lucida grande;font-size:85%;"  &gt;ada masaku&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 204);font-family:lucida grande;font-size:85%;"  &gt;untuk menguji cinta&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 204);font-family:lucida grande;font-size:85%;"  &gt;menghempaskanku terombang-ambing&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 204);font-family:lucida grande;font-size:85%;"  &gt;     ... kehampaan kehilangan....&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 204);font-family:lucida grande;font-size:85%;"  &gt;sekarang masaku&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 204);font-family:lucida grande;font-size:85%;"  &gt;untuk menemui-Mu lagi&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 204);font-family:lucida grande;font-size:85%;"  &gt;tak lagi terhempas, karena-Mu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 204);font-family:lucida grande;font-size:85%;"  &gt;     berdiri, sendiri&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 204);font-family:lucida grande;font-size:85%;"  &gt;tlah kuuji hati yang menggenggam cinta itu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 204);font-family:lucida grande;font-size:85%;"  &gt;penuh seluruh&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 204);font-family:lucida grande;font-size:85%;"  &gt;kugenapi kelana pencarian di kepalaku&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 204);font-family:lucida grande;font-size:85%;"  &gt;Bila sekarang kubersimpuh pada-Mu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 204);font-family:lucida grande;font-size:85%;"  &gt;aku adalah manusia baru&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 204);font-family:lucida grande;font-size:85%;"  &gt;tak lagi dengan kenaifan yang sama&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 204);font-family:lucida grande;font-size:85%;"  &gt;tapi mungkin dengan prasangka baru&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 204);font-family:lucida grande;font-size:85%;"  &gt;     yang tak terpahami saat ini&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:lucida grande;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);font-size:85%;" &gt;yang harus kutanggalkan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);font-size:85%;" &gt;pada masaku nanti.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:lucida;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-113611701814570507?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/113611701814570507/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=113611701814570507&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/113611701814570507'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/113611701814570507'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2006/01/ada-masaku-ketika-menemui-mu-dengan.html' title=''/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-113602130163572293</id><published>2005-12-31T01:12:00.000-08:00</published><updated>2006-05-06T04:53:47.796-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1309/2035/1600/wood_bridge.1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 287px; height: 334px;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1309/2035/320/wood_bridge.1.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="text-decoration: underline; font-style: italic;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;This picture created by a friend. Inspire. Thanks ya.... :-)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-113602130163572293?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/113602130163572293/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=113602130163572293&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/113602130163572293'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/113602130163572293'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2005/12/this-picture-created-by-friend.html' title=''/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-113601376985958868</id><published>2005-12-30T23:22:00.000-08:00</published><updated>2006-01-06T22:16:48.443-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204); font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;apa yang berbeda dengan pergantian tahun? bukankah kita menyekat waktu sekedar menandai setiap kekinian dari yang lampau dan yang akan datang?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 153, 153); font-style: italic;"&gt;kita menghargai lebih pergantian tahun hanya karena satu tahun mengakumulasi lebih banyak waktu dibanding satu hari, satu minggu dan satu bulan, bukan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204); font-style: italic;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;tapi yang sungguh berharga adalah sekarang. karena yang lalu telah terpatri dalam sejarah, kenangan yang takkan berulang. dan yang akan datang masih berupa harapan,  yang tak diketahui bagaimana ujung ceritanya...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-113601376985958868?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/113601376985958868/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=113601376985958868&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/113601376985958868'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/113601376985958868'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2005/12/apa-yang-berbeda-dengan-pergantian.html' title=''/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-113595502051562164</id><published>2005-12-30T07:03:00.000-08:00</published><updated>2006-06-19T23:11:11.293-07:00</updated><title type='text'>JiFFest</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: right; color: rgb(204, 204, 255);font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 204, 255); font-family: courier new;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 102);"&gt;seorang teman mengomentariku "rajin" karena ada 8 film di JiFFest kemarin yang kutonton. tapi temanku yang lain mengatakan tak menyesal tak bisa menonton JiFFest tahun ini karena ketika lajang ia pernah menonton 22 film dalam satu festival.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 204, 255); font-family: courier new;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 102);"&gt;hm, tak perlulah gundah dengan standar penilaian orang. tapi sangat perlu selalu meningkatkan pemahaman dan kenyataannya kesempatan untuk itu tidak selalu tersedia. bagiku JiFFest salah satu pesta pengayaan pemahaman, pengayaan batin untuk memahami sisi hidup yang lain, yang barangkali jangankan pernah terjadi di lingkungan kita, tapi terbayangkan pun tidak. kesempatan melakukan petualangan wawasan ke sudut dunia yang belum tentu hidup memberi kesempatan untuk menjelajahi fenomenanya secara fisik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 204, 255); font-family: courier new;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 102);"&gt;sebenarnya kebetulan saja bila film yang kutonton sebagian besar bertema perempuan, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255); font-family: courier new;"&gt;La femme de Gilles, Sisters in Law, Prostitution Behind the Veil&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: courier new; color: rgb(255, 204, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 102);"&gt; juga &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;font&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255); font-family: courier new;"&gt;Sophie School&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: courier new; color: rgb(255, 204, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 102);"&gt; (yang terakhir ini tentang keteguhan seorang mahasiswi menghadapi rezim Hitler/Nazi). tapi  semakin membuka mataku bahwa persoalan itu nyata ada dan telah/sedang menjadi latar kenyataan kemanusiaan kita yang compang-camping. terbayangkankah bila segala justifikasi tradisi, etika dan agama disandangkan ketika ketidakadilan dan ketidaksetaraan itu terjadi dan diberlakukan? adakah etika ketika kau tak bisa memandang setara kemanusiaan yang lain? apa yang membuatmu percaya agama merestui diskriminasi?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: courier new; color: rgb(255, 204, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 102);"&gt;lalu apa yang membuat kita harus mendewakan tradisi? bukankah mengikuti tradisi yang jelas uncivilized dan tak bisa kau pertanggungjawabkan secara rasional itu adalah kebodohan yang nyata? bukankah itu sama dengan menyerahkan hak terhadap pemenuhan hidup kepada entah siapa di masa lampau?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: courier new; color: rgb(255, 204, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 102);"&gt;tak perlu apologi apa pun ketika aku memilih berpihak pada keadilan dan kesetaraan. semua hal itu mungkin jauh dari konteks kehidupan kita atau orang-orang yang dekat dengan kita. tapi kenapa kita tidak mencoba peduli dengan melakukan sharing tentang kesetaraan kepada sebanyak mungkin orang, mereka akan meneruskannya ke orang lain lagi, dan mungkin dengan cara itu semua orang takkan lagi membiarkan ketidakadilan dan ketidaksetaraan terjadi. and we'll life in social world which more responsibility dan more intelligibility.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-113595502051562164?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/113595502051562164/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=113595502051562164&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/113595502051562164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/113595502051562164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2005/12/jiffest.html' title='JiFFest'/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331602.post-113595029179372304</id><published>2005-12-30T05:16:00.000-08:00</published><updated>2006-08-30T04:17:05.530-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,102,255)"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,102,102)"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,255);font-size:85%;" &gt;My Diary,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,255);font-size:85%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,255)"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Akhir tahun ini ada banyak perubahan dalam hidupku. Ada bagian yang kuniatkan dengan sungguh-sungguh dan pada bagian lainnya, Allah menyambut niatku dengan kemungkinan yang patut kusyukuri.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,255)"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,255)"&gt;Ada banyak hal yang terlepas tahun ini dan tahun-tahun kemarin. Hal-hal yang akan menjadi resolusiku tahun depan. Seperti juga mungkin takkan terlalu menyakitkan menanggalkan sebagian --bila tak bisa semua-- sifat-sifat burukku. :-)&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,255)"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,204,255)"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,153,255)"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,255)"&gt;Moga tahun depan membawa kebaikan, keberuntungan dan pencerahan yang lebih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,255)"&gt;Amin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331602-113595029179372304?l=larajingga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://larajingga.blogspot.com/feeds/113595029179372304/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331602&amp;postID=113595029179372304&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/113595029179372304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331602/posts/default/113595029179372304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://larajingga.blogspot.com/2005/12/my-diary-akhir-tahun-ini-ada-banyak.html' title=''/><author><name>raisha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05378997098553151820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i76.photobucket.com/albums/j17/larajingga/raisha1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry></feed>
